Dorong Perekonomian, Pasar Rakyat Meriahkan Ramadan

  • Bagikan
pasar rakyat Desa Bakaran Wetan
RAMAI : Pengunjung ramai berbelanja menu berbuka puasa di pasar rakyat Desa Bakaran Wetan, belum lama ini. (ACHWAN / LINGKAR JATENG)

PATIDalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadhan tahun ini, pemerintah Desa Bakaran Wetan Kecamatan Juwana menggelar pasar rakyat. Pusat belanja makanan berbuka puasa tersebut juga menyajikan sejumlah hiburan alternatif bagi masyarakat.

Kepala Desa Bakaran Wetan, Wahyu Supriyo menyatakan, pasar tersebut bukan hanya untuk hiburan bulan puasa. Namun untuk meningkatkan perekonomian warganya di masa pandemi. Di sana terdapat 12 lapak makanan siap saji yang digelar warga.

Meskipun begitu pihaknya menyatakan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat dalam penyelenggaraannya. Pengunjung juga dibatasi 50% dari kapasitas penuhnya.

“Kami sudah rencanakan semuanya dengan matang. Juga soal keamanan di masa pandemi,” jelasnya.

Selain itu, dia mewajibkan para penjaja dagangan yang merupakan warga asli Desa Bakaran Wetan untuk merambah pemasaran secara online. Selain untuk memperluas pasar, hal tersebut juga agar dagangan bisa dipesan bagi mereka yang tak bisa datang ke lokasi.

“Untuk lingkup Juwana, kita menyediakan driver untuk antar pesanan. Sebab program ini bekerja sama dengan Karangtaruna, Bumdes, dan para pelaku UMKM desa kami,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Dulu Sepi, Jalan Alternatif Sampang Sekarang Sering Macet

Selain berbagai makanan yang dijajakan, penyelenggara juga mendesain lokasi pasar yang tak jauh dari balai desa tersebut dengan konsep artistik. Ada photoboot untuk foto-foto bersama dan sudut-sudut pasar yang cantik untuk dijadikan destinasi kunjungan masyarakat.

Melengkapi kesan kerakyatan, pemerintah desa juga menyediakan panggung hiburan warga di lokasi tersebut. Tiap sore akan ada grup musik dan kesenian yang akan memberikan hiburan secara gratis. Pengunjung juga boleh tampil untuk memeriahkan susana dan menciptakan keakraban. Dengan keberadaan panggung hiburan tersebut, ia berharap seniman lokal dan kelompok musik akustik turut mempunyai ruang pertunjukan yang memadai. (cr4/zul)

 

  • Bagikan