IMMR Adakan Berkah Ramadan

  • Bagikan
Ikatan Mas dan Mbak Rembang
MOMENTUM: Penyerahan donasi oleh Ikatan Mas dan Mbak Rembang kepada pihak Desa Terjan, Kecamatan Kragan, Kamis (22/4). (SHOFWAN ZA’IM / LINGKAR JATENG)

REMBANG – Tak mau ketinggalan momentum di bulan suci ini, Ikatan Mas dan Mbak (IMMR) Kabupaten Rembang mengadakan berbagai kegiatan yang diberi tema berkah ramadhan. Dari rangkaian kegiatan berkah ramadhan tersebut, hari ini IMMR melaksanakan kegiatan bina desa yang terfokus di Kecamatan Kragan.

Romi Adi, programmer IMMR menjelaskan, kegiatan bina desa itu merupakan output dari kegiatan peningkatan kapasitas pelaku wisata yang diadakan di Gunungkidul Jokjakarta awal April kemarin. Sedang kegiatan bina desa sendiri menurut Romi adalah sebuah pilot projec pemetaan potensi wisata serta pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran.

“Kebetulan hal ini adalah tindak lanjut atau output dari kemarin. Kemarin diajak Dinbudpar ke Gunungkidul untuk study tiru. Di bulan Ramadhan ini, IMMR mengadakan kegiatan berkah Ramadhan. Berkah Ramadhan ini punya banyak kegiatan, salah satunya termasuk bina desa,” jelas Romi.

Menurut Romi, bentuk kegiatan pembinaan desa kali ini lebih ke penjelasan seputar pengetahuan pariwisata dasar. Kemudian tentang cara membranding acara dan cara mengelola acara desa agar lebih menarik.

BACA JUGA:  Jelang Ramadan, Pengurus Masjid belum Divaksin

“Pada kegiatan ini juga masih memberi donasi, berupa buku bacaan dan flashdisk untuk perpustakaan. Desanya ada 5. Klaster tersanjung (Desa Terjan, Sendang, Tanjungsari , Watu pecah dan Woro),” jelasnya.

Kegiatan bina desa ini bertujuan agar kelima desa tersebut bisa membranding wisata yang ada di desanya masing-masing. Serta bisa mengonsep ivent wisata yang akan dijual dan cara membuat pokdarwis supaya legal.

“Kebetulan kita punya banyak banget buku bacaan, buku literasi, komik dan flashdisk. Flashdisknya nanti untuk kegiatan inventaris administrasi dan sebagainya. Kemarin kita juga mengadakan song of Rembang. Acara yang mewadahi para seniman di Rembang,” pungkasnya. (cr6/zul)

  • Bagikan