Ubah Hobi Jadi Prestasi

  • Bagikan
Almaira Zahwa Alfathunnisa
BANGGA: Almaira Zahwa Alfathunnisa memegang dua piala yang diraihnya pada dua ajang yang berbeda yaitu lomba bercerita dan (Kompetisi Sains Nasional) (KSN). (UFAN FAUDHIL / LINGKAR JATENG)

PEMALANG – Almaira Zahwa Alfathunnisa, siswi kelas lima SD N 2 Kebondalem Pemalang memiliki ketertarikan pada hal yang cukup unik jika dibandingkan dengan anak seusianya. Anak yang akrab disapa Zahwa sangat menggemari bidang matematika. Hal ini yang menyebabkannya mampu menjuarai Kompetisi Sains Nasional (KSN) tingkat kabupaten di mata pelajaran matematika.

KSN adalah ajang yang diselenggarakan oleh pemerintah untuk menyaring para siswa yang memiliki kemampuan di mata pelajaran sains matematika dan ilmu pengetahuan alam. Keberhasilannya menjuarai lomba tersebut membuatnya menjadi perwakilan Pemalang untuk berlaga di tingkat provinsi.

“Dulu saya pernah menjuarai modeling waktu TK yang dilaksanakan disalah satu pusat perbelanjaan di Pemalang dan karena hobi saya juga belajar matematika akhirnya dipilih untuk mengikuti KSN serta berhasil mendapatkan juara satu se Kabupaten Pemalang,” katanya.

Anak pertama dari dua bersaudara diakui guru kelasnya sangat cerdas dan memiliki tata Bahasa yang lebih dari anak se usianya, karena itu juga ia di ikutkan ke lomba bertutur pada November 2020 lalu dan berhasil menyambat juara tiga. Kemampuan yang bagus inilah yang membuat Zahwa menjadi salah satu murid unggulan di SD N 2 Kebondalem.

BACA JUGA:  Lapas Semarang Ikutkan Napi Ujian Semester Kejar Paket

Kebiasaan dia belajar matematika juga didukung penuh kedua orang tuanya, Zahwa sering di belikan buku latihan soal dan sangat senang karena itu juga hobinya. Meskipun ia juga memiliki hobi lain yaitu bernyanyi, berpuisi dan membaca serta tidak menyikai bermain telepon pintar tidak seperti teman seusianya.

“Telepon pintar saya gunakan hanya saat melakukan pembelajaran daring saja dan jika tidakpun diberikan ke ibu karena memang itu telepon punya ibu karena saya tidak terlalu menyukai permainannya lebih senang jika belajar berhitung matematika atau membaca juga bernyanyi untuk mengisi waktu luang,” tuturnya.

Sementara itu, Slamet yang menjadi wali kelasnya Zahwa adalah siswa yang unik dan menarik. Saat ini ia merasa kesulitan untuk melakukan bimbingan terhadap Zahwa untuk mempersiapkan KSN tingkat provinsi karena adanya pandemi Covid-19.

“Karena saya sendiri tidak kesulitan untuk menjelaskan akhirnya tim meminta bantuan dari luar untuk membantu Zahwa saat belajar terutama Matematika dan harapan saya ia bisa berhasil menang di KSN provinsi dan lanjut ke Nasional,” imbuhnya.(cr8/akh)

  • Bagikan