THR Wajib Dibayarkan H-7 Lebaran

  • Bagikan
Kepala Seksi Kelembagaan Industrial Pati Suriyanto
BAYARKAN: Kepala Seksi Kelembagaan Industrial Pati Suriyanto, saat ditemui awak media, belum lama ini. (ACHWAN / LINGKAR JATENG)

PATI – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pati mewajibkan perusahaan atau pelaku usaha untuk membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawannya paling lambat H-7 sebelum lebaran. Hal tersebut tertulis dalam surat edaran yang dilayangkan kepada 526 perusahaan di Kabupaten Pati.

Kepala Seksi Kelembagaan Industrial Pati Suriyanto mengatakan ada juga perusahaan yang sudah membalas surat perintah tersebut dengan pemberitahuan kesediaannya. Seperti di PT Sejin Fashion Indonesia,  telah memberikan surat balas yang intinya akan membayarkan THR pada 30 April mendatang. Namun, untuk perusahaan yang lainnya belum ada kabar.

“Kewajiban pemberian THR oleh perusahaan tersebut sudah tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2021. Yakni tentang pengupahan kepada pekerja. Kemudian diperjelas lagi dalam Peraturan Menteri (Permen) Tenaga kerja Nomor 6 Tahun 2016 tentang THR,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, pekerja yang berhak mendapatkan THR adalah pekerja yang sudah bekerja selama satu bulan atau lebih secara terus menerus. Atau dalam hal ini, yakni pekerja yang mempunyai hubungan kerja dengan perusahaan berdasarkan perjanjian kerja waktu tertentu dan perjanjian waktu tidak tertentu.

BACA JUGA:  Peringati Hari Lanjut Usia, Dinas Kesehatan Gelar Lomba Senam

“Namun, untuk pekerja yang masa kerjanya kurang dari satu tahun secara berturut-turut, jumlah THR yang didapatkan berbeda dari yang sudah lebih dari setahun. Untuk masa kerja satu tahun, sistem THR adalah satu kali gaji yang harus dibayarkan perusahaan,” jelasnya.

Pemberian THR lebih awal tersebut bertujuan agar semua pekerja dapat menggunakannya untuk kebutuhan hari raya. Dia menybutkan, dari jumlah 526 perusahaan yang ada di Pati, jumlah pekerja mencapai 22.160 pekerja yang terdiri dari pekerja laki-laki 10.724 orang dan perempuan sebanyak 11.436 orang.

“Ini tidak hanya dari Pati, ada juga yang luar daerah. Mereka semua berhak untuk mendapatkan tunjangan hari raya keagamaan yang dibayarkan lebih awal agar bisa segera dipergunakan sebagai mana mestinya. Jika perusahaan tidak melakukan ketentuan tersebut, maka nanti akan ada sanksi dari pengawas,” pungkasnya. (cr4/zul)

  • Bagikan