Pemberian THR Lebaran Tahun ini Dapat Dicicil

  • Bagikan
karyawan sedang menyebrang jalan
PULANG KERJA: Sejumlah karyawan sedang menyebrang jalan untuk meninggalkan pabrik tempatnya bekerja, Rabu (28/4). (AFIFUDIN/JOGLO JATENG)

PEMALANG ­- Pemberian tunjangan hari raya (THR) lebaran tahun ini dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan surat edaran (SE) dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker). Surat ini telah disampaikan kepada 415 perusahaan yang ada di Kabupaten Pemalang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemalang Mu’minum melalui Kasi Hubungan Industrial dan Syarat Kerja Adrian Taufik menyatakan, pihaknya memang sudah membagikan edaran tersebut ke 415 perusahaan yang terdaftar di Disnaker Pemalang. Surat tersebut sudah diberikan sejak 17 April lalu.

“Masing-masing terdiri dari 37 perusahaan besar, 69 perusahaan sedang, 166 perusahaan kecil dan 138 perusahaan mikro,” katanya kemarin.

Melanjutkan, dari edaran tersebut nantinya setiap perusahaan akan diketahui kapan akan memberikan THR-nya kepada pekerja atau karyawannya. Pembayaran THR ini bisa dilakukan sejak perusahaan itu menerima surat edaran sampai dengan H-7 lebaran. Biasanya, kalau THR itu diberikan pada H-7, banyak pekerja sudah tidak mau berangkat lagi, makanya perusahaan memberikannya pada H-5 lebaran.

“THR harus dibayarkan, Bila perusahaan tidak mampu membayar THR penuh, maka bisa diberikan secara bertahap tentunya dengan kesepakatan antara pengusaha dan pekerja,” lanjutnya.

BACA JUGA:  Jelang Pemilihan, KPU Pemalang Gelar Rapat Koordinasi

Untuk cicilan THR bagi perusahaan yang sedang mengalami kondisi keuangannya tidak stabil, menurutnya bisa dilakukan sejak menerima SE Kemenaker sampai akhir Desember 2021 atau tahun berjalan. Jika ada perusahaan yang tidak membayarkan THR bagi karyawannya, maka perusahaan itu akan ditegur dan diberi peringatan, bahkan bisa sampai pencabutan izin operasional sampai pada penutupan perusahaan.

“Yang terpenting ada pengaduan dari karyawan, jika tidak ada pengaduan maka dianggap perusahaan itu telah memenuhi kewajibannya membayar THR,” tegasnya.(cr1/akh)

  • Bagikan