Penyekatan Pemudik Mulai Diperketat

  • Bagikan
Kepolisian Resor Pekalongan Kota, Kodim 0710/Pekalongan
CEGAH PEMUDIK: Tim gabungan terdiri atas Kepolisian Resor Pekalongan Kota, Kodim 0710/Pekalongan, dan pemerintah daerah setempat, menggelar operasi yustisi memperketat penyekatan pemudik di exit tol Setono, beberapa waktu lalu. (ANTARA / LINGKAR JATENG)

PEKALONGANKepolisian Resor Pekalongan Kota menggelar operasi yustisi untuk memperketat penyekatan pemudik di pintu keluar Tol Setono bersama pemerintah setempat, beberapa waktu lalu. Kegiatan ini dilakukan sesuai instruksi Kapolda Jawa Tengah untuk menggelar operasi Ketupat Candi mulai 6 sampai 17 Mei.

Kepala Polres Pekalongan Kota AKBP Mochammad Irwan Susanto mengatakan sasaran dalam operasi tersebut adalah para pemudik dari luar daerah yang akan masuk ke wilayah setempat. dalam operasi tersebut, pihaknya juga akan memberikan edukasi pada masyarakat untuk taat mematuhi protokol kesehatan secara ketat seperti memakai masker, jaga jarak, dan berkerumun.

“Pada operasi itu, kami akan mencegah terjadinya arus mudik Lebaran 2021. Oleh karena, saat ini kami sudah memulai memperketat pengawasan penyekatan di pintu keluar Tol Setono, dengan tujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19,” katanya.

Ia mengatakan polresta juga telah menyiapkan dua pos pengamanan (pospam) dan satu pos terpadu untuk mendukung kegiatan tersebut. Menurut dia, dalam penyekatan kendaraan ini personel gabungan juga melakukan tes cepat antigen terhadap pengendara maupun penumpang yang berasal dari luar daerah.

BACA JUGA:  Pemkot Pekalongan Tawarkan Produk UKM ke Shanghai

“Operasi Ketupat Candi 2021 memang belum dimulai, tetapi kami akan melaksanakan operasi yustisi dengan melakukan pemeriksaan kendaraan secara selektif prioritas khususnya bernomor plat luar daerah seperti A, B, D, dan BG,” jelasnya.

Menurut dia, dalam penyekatan kendaraan ini personel gabungan juga melakukan tes cepat antigen terhadap pengendara maupun penumpang yang berasal dari luar daerah. Ia menambahkan pada operasi yustisi tersebut, tim gabungan juga akan melakukan penyemprotan disinfektan bagi kendaraan para pemudik.

“Jika seandainya nanti hasilnya reaktif maka yang bersangkutan akan dirujuk di rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan,” tuturnya.(ara/akh)

  • Bagikan