5 RT Zona Merah, PPKM Diminta Lebih Maksimal

  • Bagikan
Spanduk PPKM Mikro
RAMBU: Spanduk PPKM Mikro yang sempat menjadi kawasan zona merah di Desa Pekaja, Kamis (20/5). (MUHAMMAD ABDUL MUTTHOLIB / LINGKAR JATENG)

BANYUMAS – Sebanyak lima wilayah rukun tetangga (RT) di Kabupaten Banyumas masuk zona merah. Hal itu menyusul munculnya klaster-klaster baru Covid-19 di wilayah Kabupaten Banyumas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas Sadiyanto mengatakan, berdasarkan Zonasi PPKM per 17 Mei 2021, terdapat zona merah sebanyak 5 RT, zona oranye 6 RT, zona kuning 148 RT dan zona hijau 9.587 RT.

“Lima RT yang masuk zona merah berada di Desa Danaraja Kecamatan Banyumas, Karangtalun Kidul Kecamatan Purwojati, Sidamulih Kecamatan Rawalo, Watuagung Kecamatan Tambak, dan Rawaheng Kecamatan Wangon,” paparnya, Kamis (20/5).

Sadiyanto mengungkapkan, kemungkinan penyebab adanya zona merah disebabkan karena adanya kerumunan dan penerapan protokol kesehatan yang tidak ketat. Menurutnya, agar zona merah tidak semakin meluas, program Jaga Komorbid Jiwong Jiga (Siji Wong Siji Jaga) perlu diaktifkan kembali.

“Untuk mengantisipasi penyebaran zona merah lebih lanjut, rencananya kami bersama dinas-dinas terkait akan kumpulkan tokoh masyarakat dan agama. Tujuannya, untuk mengingatkan dan mengedukasi masyarakat agar lebih disiplin dalam penerapan protokol kesehatan,” katanya.

BACA JUGA:  Takjil On The Road untuk Masyarakat

Di samping itu, Sadiyanto mengungkapkan pihaknya akan melakukan evaluasi PPKM Mikro agar kinerja dapat lebih maksimal. Penerapan hasil evaluasi juga akan terus dipantau, agar zona merah tidak semakin menyebar ke daerah lain.

“Salah satu faktor penularan Covid selain prokes yang kendor, juga dapat dipengaruhi mobilitas masyarakat antar kota, yang mungkin saja OTG. Agar tidak ada RT yang zona merah lagi, maka PPKM mikro harus dievaluasi. Harus lebih dioptimalkan,” ujarnya.

Ia berharap, masyarakat lebih sadar akan pentingnya penerapan protokol kesehatan. Selain itu, ia menghimbau agar masyarakat dapat berperan serta dalam upaya pencegahan penularan Covid-19. (cr10/gih)

  • Bagikan