Seluruh SMP Ditargetkan Ikut Uji Coba PTM

  • Bagikan
sekolah di Kota Pekalongan
JAGA JARAK: Seorang guru sedang mengajar siswa pada salah satu sekolah di Kota Pekalongan saat uji coba pembelajaran tatap muka (PTM), beberapa waktu lalu. (HUMAS / LINGKAR JATENG)

PEKALONGANDinas Pendidikan (Dindik) Kota Pekalongan menargetkan semua sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Pekalongan bisa masuk dalam perluasan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) tahap kedua. Rencana program ini akan dilaksanakan pada 12 Juli sampai September mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan melalui Kepala Bidang SMP Slamet Mulyadi saat ini jajaran dindik tengah mempersiapkan perluasan uji coba PTM tahap kedua. Menurutnya, perluasan PTM tersebut nantinya berupa perluasan jumlah sekolah dan penambahan kapasitas  jumlah siswa di masing-masing sekolah.

“Sehingga masih tersisa 11 SMP yang belum mengikuti simulasi PTM yang ditargetkan ke depan akan dimasukan dalam perluasan PTM Tahap 2 Bulan Juli mendatang dengan tetap berpedoman pada penerapan protokol kesehatan secara ketat,” katanya beberapa waktu lalu.

Pada saat proses pelaksanaan uji coba PTM di daerah tersebut belum menemui kendala yang berarti. Bahkan mayoritas sekolah yang ditunjuk pun telah mempersiapkan sarana dan prasarana dan skema pembelajaran yang matang.

Menurutnya, fasilitas cuci tangan pakai sabun, informasi edukasi penerapan protokol kesehatan secara ketat, mewajibkan memakai masker atau faceshield bagi warga sekolah, mengatur tempat duduk siswa sedemikian rupa. Selain itu, skenario alur keluar siswa saat pulang juga diatur dengan sedemikian rupa agar tidak menyebabkan penumpukan.

BACA JUGA:  Pemkot dan Polresta Pekalongan Canangkan Program Kampung Wisata Kuliner

“Pada saat kami pemantauan ke sejumlah SMP, Alhamdulillah tidak ada masalah, semua sudah sesuai dengan protokol kesehatan secara ketat dari mulai alur siswa berangkat masuk ke kelas, pada saat proses pembelajaran berlangsung hingga siswa pulang sekolah semua sudah diatur sedemikian rupa,” jelasnya.

Untuk mendukung pelaksanaan program perluasan PTM kedua, vaksinasi untuk tenaga pendidik maupun guru khususnya di tingkat SMP terus digenjot yang dibantu fasilitasi dari Dinas Kesehatan setempat. Hal ini dilakukan agar pada pembelajaran ajaran tahun baru 2021/2022 bulan Juli mendatang semua sekolah sudah bisa mengikuti perluasan PTM.(hms/akh)

  • Bagikan