Tumbuhkan Cinta Tanah Air Sedari Dini

  • Bagikan
Manaf Ruba’I, Guru mata pelajaran (Mapel) PPKn SMP Negeri 1 Randudongkal
Manaf Ruba’I, Guru mata pelajaran (Mapel) PPKn SMP Negeri 1 Randudongkal. (AFIFUDIN / LINGKAR JATENG)

PEMALANG, Lingkarjateng.com – Guna menumbuhkan rasa cinta terhadap sesuatu tidak bisa dilakukan secara instan, terlebih lagi terhadap Tanah Air serta memiliki sikap nasionalisme. Maka dari itu, mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) menjadi sangat penting diberikan sedari dini.

Guru mata pelajaran (Mapel) PPKn SMP Negeri 1 Randudongkal Manaf Ruba’i mengatakan, mapel tersebut menjadi salah satu materi yang sangat penting diberikan kepada siswa. Materi ini juga menjadikan siswa paham akan tugas, hak dan kewajibannya sebagai warga negara.

“Yang jelas, agar siswa bisa memahami tentang nilai Pancasila sebagai dasar, hukum serta pemerintahan dan pandangan hidup bangsa Indonesia,” katanya.

Ia menilai, jika pemahaman tentang tugas, hak dan kewajiban sebagai warga negara sudah selesai, maka dalam kehidupan keseharian, mereka akan senantiasa melakukan hal yang baik. Namun di masa pandemi ini, di mana metode pendidikan dilakukan dengan berbagai keterbatasan yang menyebabkan memberikan pendidikan yang berkaitan dengan hal-hal di luar teoritis.

“Meskipun nilai Pancasila bisa dilakukan dalam keseharian, baik di sekolah, rumah maupun kehidupan sosial secara umum, namun terkadang siswa harus melihat contoh pengamalan Pancasila,” lanjutnya.

BACA JUGA:  Pengaruh Positif Pandemi Terhadap Ekosistem Pendidikan

Terlebih lagi, SMP Negeri 1 Randudongkal yang terdiri dari berbagai macam etnis dan agama, menjadikan PPKn sangat penting juga untuk menyikapi perbedaan. Berbagai macam upaya dilakukan untuk menjadikan siswa bisa memahami makna perbedaan dan toleransi.

“Dalam kegiatan sekolah kami juga mengadakan kegiatan keagamaan seperti sholat dan lain-lain. Dari hal tersebut, siswa secara langsung bisa menerapkan arti pentingnya toleransi bahwa apapun agamanya, itu adalah saudara kita, saudara sebangsa dan setanah air,” tuturnya.(cr1/akh)

  • Bagikan