Komisi C DPRD Kudus Turun Tangan Sosialisasikan Prokes di Pasar Kliwon

  • Bagikan
Anggota Komisi C DPRD Kudus
SOSIALISASI: Anggota Komisi C DPRD Kudus saat melaksanakan tinjauan dan sosialisasi ke Pasar Kliwon tentang prokes kepada pedagang dan pengunjung, Rabu (2/6). (SYAMSUL HADI / LINGKAR JATENG)

Gema DPRD Kabupaten Kudus

KUDUS, Lingkarjateng.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus menerjunkan anggota per komisi untuk melakukan peninjauan serta sosialisasi ke pasar-pasar. Kegiatan tersebut setelah melihat Kudus yang berada di zona merah bahkan hitam Covid-19.

Seperti yang dilakukan oleh Komisi C DPRD Kudus, Rabu (2/6). Mereka melaksanakan tinjauan ke Pasar Kliwon mensosialisasikan protokol kesehatan (Prokes).

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kudus Anis Hidayat mengatakan, pihaknya melaksanakan tinjauan ke Pasar Kliwon untuk menyadarkan masyarakat dalam mematuhi prokes. Dalam tinjauan yang dilakukan pun dirasa sudah baik dalam penerapan prokes.

“Kami melakukan tinjauan mengecek penerapan prokes sekaligus membagikan masker secara gratis kepada pedagang dan pembeli. Alhamdulillah di Pasar Kliwon ini penerapannya sudah baik. Dari pihak petugas pasar pun ada yang mengimbau terus,” ucapnya dalam tinjauan di Pasar Kliwon.

Selain itu, di Pasar Kliwon juga sudah ada tujuh petugas dari Satgas Covid-19 dan 11 dari relawan paguyuban pasar untuk menjaga 32 pintu di pasar tersebut. Namun, pihaknya memberikan evaluasi kepada pihak Pasar Kliwon terkait fasilitas yang harus ditambahkan.

BACA JUGA:  Sanksi Hukum Protokol Kesehatan di Jateng Mulai Diterapkan Minggu ini

“Masih ada beberapa fasilitas yang harus segera ditambahkan, seperti dari 32 pintu masuk baru ada 18 tempat cuci tangan. Lalu, petugas yang berjaga di pintu juga masih kurang, saya harap pedagang disekitar pintu bisa menjadi relawan berjaga di situ,” tegasnya.

Pihaknya mengharapkan agar itu semua bisa segera ditindaklanjuti, agar upaya menurunkan angka penyebaran Covid-19 bisa terlaksana. Selain itu, dengan kepatuhan masyarakat akan prokes bisa memulihkan Kabupaten Kudus dari zona merah bahkan hitam.

“Dengan mematuhi prokes yang dianjurkan, kami harap Kudus bisa segera pulih kembali normal kembali. Serta aktivitas berjalan dengan lancar, bisa mendorong ekonomi masyarakat kembali, dan bisa lebih bergerak maju kedepan nantinya,” pungkasnya. (sam/fat)

  • Bagikan