Kuota Peserta Didik Baru Dikurangi

  • Bagikan
Ninik Widayanti, Kepala SMP Negeri 3 Randudongkal
Ninik Widayanti, Kepala SMP Negeri 3 Randudongkal. (AFIFUDIN / LINGKAR JATENG)

PEMALANG, Lingkarateng.com – Jelang penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2021-2022, masing-masing sekolah sudah mulai melakukan berbagai macam persiapan, mulai membentuk tim PPDB hingga penentuan jumlah kuota siswa baru. Dibandingkan dengan PPDB tahun lalu, SMP Negeri 3 Randudongkal justru menurunkan jumlah kuotanya.

Kepala SMP Negeri 3 Randudongkal Ninik Widayanti mengatakan, pada PPDB tahun lalu sekolahnya tersebut menerima kuota siswa sebanyak 256 siswa untuk delapan kelas. Tahun ini, pihaknya hanya akan menerima tujuh rombel atau sebanyak 224 siswa baru.

“Kami berpedoman pada jumlah rombongan belajar (Rombel), kebetulan tahun ini meluluskan tujuh Rombel atau tujuh kelas, sedangkan tahun kemarin itu meluluskan delapan kelas,” katanya.

Untuk persiapannya sendiri, saat ini ia sudah membentuk tim PPDB yang meliputi penanggungjawab, ketua, sekertaris, bendahara, operator, verifikasi data, anggota dan keamanan. Namun secara teknis pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemalang.

“Rencananya sosialisasi PPDB untuk daerah selatan akan dimulai Senin besok, tepatnya tanggal 7 Juni,” tuturnya.

BACA JUGA:  Gus Yasin Beri Solusi saat Pandemi

Sementara itu, Wakil Kepala SMP Negeri 3 Randudongkal Syamsul Asy’ari menambahkan, dari jumlah total 224 siswa yang akan diterima, pihaknya akan membagi prosentase dengan prioritas jalur zonasi, yakni sebanyak 70 persen atau sekitar 157 siswa. Lalu 15 persen jalur afirmasi atau 34 siswa, tiga persen jalur perpindahan orang tua dan sisanya 15 persen untuk jalur prestasi.

“Kenapa kami menggunakan jalur zonasi sebagai prioritas, itu supaya sekolah-sekolah yang dekat, yang berada di zona wilayah kita bisa masuk semua,” jelasnya.(cr1/akh)

  • Bagikan