Pengunjung Pasar Kliwon Turun 75 Persen

  • Bagikan
Pasar Kliwon
MENURUN : Transaksi antara penjual dan pembeli di salah satu kios pakaian di Pasar Kliwon. (ZULFIA HARYANTI / LINGKAR JATENG)

KUDUS, Lingkarjateng.com –  Pengunjung di Pasar Kliwon mengalami penurunan sebanyak 75 persen dari hari biasa. Penurunan itu setelah adanya surat edaran dari bupati nomor 360/1314/04.03/2021. Surat edaran tersebut  berisi tentang pada tanggal 5 dan 6 Juni, seluruh masyarakat Kabupaten/Kota Kudus diimbau beraktivitas di rumah saja.

Kepala pasar Kliwon, Sugito mengatakan, Pasar Kliwon dibuka seperti biasa karena merupakan salah satu pusat pangan. Namun ada pembatasan di warung-warung makan dan PKL. Mereka tidak diperkenankan melayani pembeli yang makan di tempat.

“Kalau PKL yang berjualan pada malam hari dibatasi sampai jam sembilan. Pembeli juga tidak boleh makan di tempat, harus dibawa ke rumah,” ujarnya.

Menurut Sugito, Minggu (6/6) pasar terlihat sangat sepi. Sehingga menurutnya, dua hari kemarin Pasar Kliwon terlihat lenggang. Ada yang jualan namun tidak sebanyak biasanya. “Dengan pengunjung yang sepi, otomatis daya beli menurun drastis,” imbuhnya.

Sugito menambahkan, aturan protokol kesehatan di Pasar Kliwon sudah mengacu pada imbauan dari pemerintah, diantaranya menjaga pintu masuk. Setiap pintu ada petugas atau satgas Covid-19 supaaya pengunjung atau pedagang yang masuk pasar harus cuci tangan, memakai masker, dan ada yang mengingatkan untuk menjaga jarak.

BACA JUGA:  Pemerintah Akhirnya Blak-blakan Buka Data Covid-19

“Kami, pengelola pasar juga memberi informasi setiap satu jam sekali. Yakni mengingatkan pedagang supaya jangan sampai meninggalkan masker,” pungkasnya. (zul/fat)

  • Bagikan