Masyarakat Jarang Ambil Angsuran Pelunasan Haji

  • Bagikan
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pemalang
URUS BERKAS: Sejumlah masyarakat baru saja melakukan pendaftaran haji di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pemalang, Selasa (8/6). (UFAN FAUDHIL / LINGKAR JATENG)

PEMALANG, Lingkarjateng.com – Calon jamaah haji di Kabupaten Pemalang yang batal berangkat ke Tanah Suci tahun ini sudah bisa mengambil kembali uang angsuran pelunasan haji. Masyarakat dapat langsung mengurusnya di Kantor Departemen Agama (Depag) Pemalang, meski begitu biasanya calon jamaah jarang ada yang menarik kembali dana tersebut.

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umroh Depag Pemalang Husen mengatakan, keputusan menteri ini sudah final untuk tahun ini membatalkan pemberangkatan haji. Sementara bagi jamaah yang ingin mengambil peserta hanya perlu membawa berkas yang diperlukan.

“Berkas ini mulai bukti setoran, fotocopy buku tabungan, fotocopy e-KTP serta nomor telefon jamaah haji dan ini bisa diwakilkan dengan catatan membawa berkas tersebut,” katanya Selasa (8/6).

Ia juga menjelaskan tentang mekanisme dari awal untuk pengurusan pengambilan dana tersebut. Masyarakat wajib membawa berkas lalu datang ke kantor Depag Pemalang dan nantinya petugas akan melakukan pemeriksaan dan verifikasi data.

“Setelah verifikasi data Depag akan membuatkan surat pengajuan pengembalian untuk selanjutnya dibawa ke Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU),” tuturnya.

BACA JUGA:  Kinerja Bawaslu Pemalang Diuji

Kemudian, PHU juga akan memberikan surat pengajuan untuk diserahkan ke Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan terakhir ke Badan Pelaksana BPKH (BPS) serta akan langsung dana cair diterima melalui transfer. Biasanya pengurusan ini membutuhkan waktu tiga sampai empat hari untuk bisa mendapatkannya.

Meski begitu, sangat jarang masyarakat yang mengurus pengembalian ini biasanya hanya jika terjadi kasus jamaah meninggal dunia. Pada tahun 2020 hanya ada dua jamaah yang mengajukan pengembalian dan sisanya memutuskan tetap menyimpan di BPHK.

“Kepengurusan ini mudah dan tidak perlu risau bagi masyarakat yang tidak ingin mengambil dana pelunasan haji pun uang mekera tetap aman tersimpan dan mudah-mudahan tahun depan penyelenggaraan haji bisa kembali dilakukan dengan normal,” tegasnya.(cr8/akh)

  • Bagikan