Gagal Berangkat, Calon Haji Demak tidak Tarik Dana

  • Bagikan
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Demak, Rahmi Indah Suciati
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Demak, Rahmi Indah Suciati. (AJI YOGA / LINGKAR JATENG)

DEMAK, Lingkarjateng.com – Ribuan calon jamaaah haji asal Kabupaten Demak gagal berangkat haji tahun ini. Meski demikian, mereka belum ada yang mengajukan penarikan dana untuk pemberangkatan ke tanah suci tersebut.

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Demak Rahmi Indah Suciati menjelaskan, total ada 1268 calon jama’ah haji yang seharusnya berangkat. “1268 itu, semuanya sudah melakukan pelunasan pada tahun 2021 ini,” jelasnya di Kantor Kemenag Demak, Rabu (9/6).

Ia menambahkan, jumlah tersebut merupakan calon haji yang batal berangkat tahun ini dan kemarin. Mengingat, dua tahun ini Arab Saudi belum juga membuka layanan haji bagi warga Indonesia. Selain itu, Pemerintah Indonesia juga menunda keberangkatan akibat Covid-19 sebanyak dua kali ini.

Rahmi mengungkapkan, tidak ada calon jama’ah haji dari 1268 tersebut yang mengajukan penarikan dana dan mayoritas jamaah haji dari Demak ada di usia lanjut. “Mayoritas 65 tahun ke atas lah, dan sampai sekarang belum ada yang mengajukan penarikan satupun,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Pemkab Demak Terima Bantuan APD untuk Tim Medis

Ia menuturkan, jumlah 1268 ini merupakan pendaftar haji sejak Desember 2011 dan Januari 2012. Adanya penundaan ini, lanjutnya, otomatis jadwal keberangkatan pendaftar di tahun-tahun setelahnya juga bakal mundur. Sedangkan, bagi yang mendaftar tahun ini direncanakan jadwal keberangkatannya pada tahun 2048.

“Itu saja jika tidak ada penundaan lagi. Kalau ada ya otomatis mundur,” katanya.

Diketahui dari berbagai pemberitaan, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk tidak memberangkatkan calon jamaah haji 2021 bagi warga Indonesia. Keputusan ini tertuang dalam surat Keputusan Menteri Agama (KMA) No 660/2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji pada Penyelenggaraan Haji Tahun 2021. Peraturan ini dilatarbelakangi adanya penangguhan izin kuota haji yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi kepada calon jama’ah haji Indonesia. (cr3/gih)

  • Bagikan