Jam Malam Mulai Diterapkan di Banyumas

  • Bagikan
Jalan Jend Sudirman Purwokerto
JAGA: Petugas sedang berjaga di ruas Jalan Jend Sudirman Purwokerto, Kamis (24/6). (NR SIDIQ / LINGKAR JATENG)

BANYUMAS, Lingkarjateng.com – Pemerintah Kabupaten Banyumas memperketat aturan beberapa kegiatan yang ada di masyarakat untuk mencegah timbulnya kerumunan. Setelah larangan hajatan dan pengetatan tempat wisata, pemkab melakukan pembatasan kegiatan malam.

Aspen Kesra Kabupaten Banyumas Didi Rudwianto mengatakan, hal itu sebagai tindak lanjut Surat Edaran (SE) Bupati Banyumas No. 306/3170. Pembatasan dimulai dari Kamis, 24 Juni 2021 sampai dengan 8 Juli dan dimulai dari pukul 21.00 hingga 04.00 setiap harinya.

Ia menegaskan, peraturan ini berlaku untuk siapapun yang ada di masyarakat. Tak ada pengecualian kecuali warga yang harus keluar karena kebutuhan mendesak.

“Untuk pembatasan kegiatan ini juga berlaku untuk mereka yang beraktifitas di malam hari seperti pedagang atau pekerja di jalanan. Kami hanya memberi keringanan sampai jam 21.00 harus menghentikan aktifitasnya dan pulang kerumah masing-masing,” ungkapnya saat ditemui Kamis (24/6).

Didi berpesan kepada masyarakat untuk menahan diri untuk tetap di rumah dan berupaya keluar rumah kalau benar-benar mendesak. Pihaknya mengaku mengerti bahwa masyarakat pasti merasa kecewa dan jenuh dengan pemberlakuan seperti ini.

BACA JUGA:  5 RT Zona Merah, PPKM Diminta Lebih Maksimal

“Namun tak ada salahnya berfikir jernih kalau virus corona ini berbahaya dan tak kasat mata. Alangkah baiknya mencegah dari pada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Terpisah, Kasatlantas Polresta Banyumas, Ari Prayitnomengatakan, pihaknya melakukan penutupan di tujuh ruas jalan yang ada di Kota Purwokerto. Pertama, akses Jalan Jend. Soedirman di simpang Ace Hardware, simpang Palma dan simpang KPKN. Kedua, akses Jalan Masjid di simpang Omnia dan simpang Pekih Timur.

Ketiga, Jalan Kranji di simpang Cikebrok. Keempat, Jalan Ragasemangsang di simpang Neutron dan simpang Kranji Barat. Kelima, Jalan Merdeka di simpang Tugu dan simpang Paparonz. Keenam, Jalan Dr Soeharso di simpang Meotel dan simpang Wargabakti dan ketujuh, Jalan HR Bunyamin di simpang Pasar Glempang dan Jalan Kampus.

“Untuk pembatasan kegiatan masyarakat ini kami akan menutup secara tegas dan akan kami jaga ruas jalan tersebut,” ujarnya. (cr9/gih)

 

  • Bagikan