Apresiasi Peran Relawan, Pemkot Berikan Bantuan

  • Bagikan
Wakil Wali Kota Semarang
PENYERAHAN: Wakil Wali Kota Semarang Serahkan Bantuan Kepada Warga Kecamatan Banyumanik di Kantor Kelurahan Sumurboto, Kecamatan Banyumanik, akhir pekan lalu. (HUMAS / LINGKAR JATENG)

SEMARANG –  Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memberikan bantuan berupa vitamin, obat-obatan dan paket sembako kepada 600 relawan pemulasaran jenazah di Kota Semarang.  Bantuan ini sebagai bentuk apresiasi kepada relawan yang turut membantu penangan Covid-19.

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, bantuan ini salah satu bentuk kepedulian dan cinta atas upaya yang sudah dilakukan oleh relawan. Terkait itu, pihaknya mengapresiasi kerja relawan yang secara ikhlas membantu dalam penanganan Covid-19 di Kota Semarang.

“Relawan pemulasaran jenazah merupakan salah satu garda terdepan dalam penanganan Covid-19.  Apalagi, relawan ini tidak peduli pagi siang malam, mereka sigap 24 jam membantu pemulasaran jenazah,” kata Ita sapaannya, di Kantor Kelurahan Sumurboto, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, akhir pekan lalu.

Menurut Ita, dimulai dari Kecamatan Banyumanik itu akan mendistribusikan bantuan paket sembako dan vitamin ke 16 kecamatan di Kota Semarang. Hal itu salah satu cara Pemkot Semarang memberikan apresiasi kepada relawan pemulasaran jenazah di Kota Semarang.

“Total ada 600 relawan yang akan menerima paket vitamin dan sembako, targetnya Senin besok sudah didistribusikan semua,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Satpol PP Kota Semarang Kembali Amankan Manusia Silver

Dikatakannya, pihaknya berharap melalui momen ini bisa membangun sinergitas antara Pemkot Semarang dengan relawan dalam menanggulangi pandemi Covid-19.  Apalagi, ia mengaku bahwa tugas dalam menangani pandemi Covid-19 belum usai dan angka penyebaran masih cukup tinggi.

“Ada pula bantuan dari LPMK yang meminjamkan gedungnya 6 lantai untuk karantina warga yang positif, semuanya gotong royong bahu membahu menangani Covid-19. Termasuk inisiatif kecamatan Banyumanik pengadaan 60 bed untuk nantinya membuat tempat isolasi bagi warga di balai kelurahan setempat,” terangnya.

Sementara itu, Camat Banyumanik Maryono mengaku, wilayahnya masih menjadi kecamatan yang terbilang cukup tinggi kasus Covid-19. Menurutnya, banyak warga Banyumanik yang melakukan isolasi seperti di Pusat Diklat, Rumdin bahkan rumah sakit dan tak sedikit pula yang isolasi mandiri di rumah. Sehingga, kata dia, adanya bantuan konsumsi untuk warga isoman dan paket sembako untuk relawan itu merasa bersyukur.

“Lewat masing -masing kelurahan, bantuan konsumsi akan disalurkan kepada warga isolasi mandiri di masing-masing kediamannya,” imbuhnya.  (cr11/git)

  • Bagikan