Grebek Besar Kembali Ditiadakan

  • Bagikan
Kepala Dinas Pariwisata Demak, Agus Kriyanto
Kepala Dinas Pariwisata Demak, Agus Kriyanto. (HUMAS / LINGKAR JATENG)

DEMAK – Untuk kedua kalinya Grebeg Besar Demak dalam rangka menyambut perayaan Idul Adha ditiadakan. Sebelumnya pada tahun 2020 menjelang perayaan Idul Adha tradisi rutinan ini juga telah ditiadakan.

Kepala Dinas Pariwisata Demak Agus Kriyanto mengatakan, Grebeg Besar  merupakan perayaan tahunan menyambut Idul Adha yang dilakukan satu tahun sekali pada bulan Zulhijah oleh masyarakat Demak. Perayaan ini telah berlangsung sekian lama dan telah mentradisi bagi masyarakat Demak.

Pelaksaan Gerebek Besar seperti diketahui, dimulai pada malam hari menjelang tanggal 10 Zulhijah. Diadakan acara arak-arakan Tumpeng Sanga dari pendopo menuju Masjid Agung dan acara Penjamasan Pusaka dari pendopo kabupaten menuju makam Sunan Kalijaga.

“Grebeg Besar yang identik dengan keramaian pasar rakyat yang biasanya menempati lapangan tembiring dengan menyuguhkan hiburan, permainan anak-anak, musik dan kuliner ditiadakan. Arak-arakan prajurit patang puluhan tepat di hari Idul Adha juga ditiadakan,” jelasnya saat dihubungi melalui jaringan telepon, akhir pekan lalu.

Agus mengungkapkan, meski perayaan tahunan tersebut telah menjadi salah satu event terbesar dan ditunggu-tunggu oleh masyarakat, namun terpaksa kembali ditiadakan. Sebetulnya, dirinya juga menyayangkan apabila event tersebut kembali ditiadakan. Namun apa boleh buat, karena masih dalam situasi pandemi Covid-19 dan adanya aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

BACA JUGA:  Miniatur Mainan Diminati di Masa Pandemi

“Grebeg Besar tahun 2021 ini jatuh pada 20 Juli dan disinyalir dapat menimbulkan kerumunan dan keramaian. Ini sesuai dengan adanya surat edaran (SE) Bupati Demak tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat,” paparnya. (cr3/gih)

  • Bagikan