PPKM Diperpanjang, Aparat Diminta Gunakan Pendekatan Humanis

  • Bagikan
Wakil Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pati Ashadi Tamyiz
Wakil Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pati Ashadi Tamyiz. (ACHWAN / LINGKAR JATENG)

PATI – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pati berharap aparat keamanan mempertahankan pendekatan humanis dalam penegakan aturan. Hal tersebut menyangkut kontroversi yang mengemuka di tengah masyarakat soal perpanjangan PPKM darurat.

Wakil Ketua PC GP Ansor Ashadi Tamyiz mengatakan tanpa jaring pengaman sosial yang besar, pembatasan sosial tak akan berjalan efektif. Sebagian masyarakat bakal cenderung tidak mematuhi PPKM darurat. Mereka tetap akan berusaha melakukan aktivitas untuk mencari penghasilan.

“Faktor lainnya, banyak pemerintah daerah yang tak benar-benar melakukan pengawasan ketat pembatasan sosial di daerahnya sendiri. Terutama soal keberadaan hiburan malam. Akibat pengawasan yang tidak tegas, justru akan melahirkan ketimpangan dan lebih merugikan masyarakat bawah secara ekonomi dan kesehatan,” terangnya.

Ia juga mengaku prihatin terkait banyaknya kasus kekerasan yang muncul dan memimpa pedagang kecil dalam penanganan PPKM di daerah. Ia bersyukur hal tersebut tidak terjadi di wilayahnya.

“Kami sangat mengapresiasi penutupan tempat hiburan yang biasanya bandel dan kerap menjadi sumber kontroversi di tengah masyarakat. Bahkan hingga memutus jaringan listriknya. Penegakan aturan tanpa tebang pilih adalah yang masyarakat inginkan,” jelasnya.

BACA JUGA:  Kapal Besar Tabrak Perahu, Satu Nelayan Hilang

Ashadi mengingatkan politik hukum harus lebih humanis dan empatik. Mengingat beban berat masyarakat di tengah pandemi demikian besar. Namun ia juga meminta masyarakat untuk mematuhi hukum dan peraturan demi keselamatan bersama.

Selain itu skema realisasi kebijakan jaring pengaman sosial harus disosialisasikan sejelas-jelasnya kepada masyarakat. Alih-alih terkait bantuan sosial kepada masyarakat miskin sebagai kelompok paling terdampak. (cr4/fat)

  • Bagikan