Percepat Vaksinasi, Pelajar Jadi Prioritas

  • Bagikan
MTS NU Mranggen
KAWAL: Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas mengawal berjalannya vaksinasi pelajar dan lansia di MTS NU Mranggen, Kamis (22/7). (AJI YOGA / LINGKAR JATENG)

DEMAK – Upaya percepatan vaksinasi di Demak akan diprioritaskan untuk kelompok pelajar. Hingga saat ini, program Serbuan Vaksinasi Kodim 0716/Demak berhasil menyalurkan 350 dosis vaksin jenis sinovac.

Komandan Kodim (Dandim) 0716/Demak, Letkol Arh Mohamad Ufiz mengatakan, dengan naiknya sasaran vaksinasi pada angka 850.000 warga, membuat vaksinasi harus dipercepat. Sampai saat ini antusias pelajar di Demak untuk vaksinasi cukup tinggi.

“Kami pastikan agar mereka tetap mematuhi standar protokol kesehatan (prokes) yang diserukan petugas vaksinasi dan pihak sekolah,” ungkapnya di Markas Kodim 0716/Demak, Kamis (22/7).

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Demak, Sri Fahruddin Bisri Slamet mengatakan, percepatan vaksinasi di Kota Wali akan diprioritaskan untuk pelajar. Hal tersebut selaras dalam upaya percepatan pembelajaran tatap muka (PTM). Menurutnya, pada evaluasi hasil pembelajaran secara daring selama 1,5 tahun ini ternyata masih kurang maksimal.

“Tidak semua materi sekolah dapat disampaikan secara online. Khususnya tentang pendidikan budi pekerti, tata krama dan nasionalisme. Terlebih untuk jenjang yang masih kecil, seperti Sekolah Dasar,” ungkapnya.

BACA JUGA:  RSKW Online, Jawab Tantangan Zaman

Sebab itu, Slamet berharap, vaksinasi pelajar menjadi skala prioritas. Terlebih saat ini bersamaan pergantian tahun pelajaran. Kelompok pelajar sebagai calon penerus bangsa juga harus dibentengi vaksinasi dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang belum diketahui kapan berakhir.

Hanya saja, lanjut dia, kendala saat ini adalah minimnya ketersediaan vaksin. Sehingga Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus mendorong untuk percepatan distribusi vaksin dari pusat ke daerah.

“Tidak kalah penting dari vaksinasi, untuk mencegah meluasnya paparan Covid-19, seluruh masyarakat wajib mematuhi standar prokes. Begitu juga mentaati aturan PPKM darurat yang sedang berlangsung saat ini,” paparnya. (cr3/git)

  • Bagikan