Bantuan Kuota Internet Pelancar PJJ

  • Bagikan
SMP Negeri 1 Pemalang
AKTIF: Sejumlah siswa SMP Negeri 1 Pemalang sedang melakukan kegiatan baris berbaris saat sekolah masih berjalan normal. (DOK. PRIBADI / LINGKAR JATENG)

PEMALANGSistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) masih menjadi pilihan dalam melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM). Untuk itu, bantuan kuota internet yang diberikan kepada siswa untuk menunjang pembelajaran agar tidak mengalami kendala.

Kesiswaan SMP Negeri 1 Pemalang Khaerun Soleh mengatakan, sampai sejauh ini masih menunggu bantuan kuota internet dari pemerintah. Menurutnya, kendala yang ada di sistem PJJ seperti tidak adanya ponsel pintar dan kuota internet mulai teratasi.

“Bantuan kuota siswa untuk tahun ajaran baru ini belum ada info kapan akan diberikan, terakhir yang kami terima itu pada bulan Mei lalu,” katanya.

Ia melanjutkan, keberadaan sarana penunjang seperti ponsel pintar dan kuota internet merupakan hal yang vital untuk keberlangsungan kegiatan belajar mengajar saat ini. Pasalnya, tanpa keduanya, PJJ tidak akan bisa berjalan dengan baik. Meskipun, bantuan kuota internet tidak menjadi satu-satunya alasan terkendalanya PJJ, namun keberadaannya dirasa cukup membantu.

“Di tahun ajaran ini, siswa sudah mulai terbiasa dengan metode pendidikan secara daring, bisa dilihat dari keaktifan siswa,” lanjutnya.

BACA JUGA:  Atasi Sampah Organik, SMP 2 Jekulo Gandeng Perusahaan Swasta

Dengan jumlah total sebanyak 944 siswa, ia mengaku hanya sebagian kecil siswa yang terkendala akses internet serta fasilitas ponsel pintar. Menurutnya, jika di dihitung dari jumlah ada sekitar sepuluh persen siswa yang mengalami kendala. Untuk mengatasi kendala tersebut, ia melakukan metode luring untuk memfasilitasi beberapa siswa yang memang bermasalah dalam melakukan PJJ.

“Kami melakukan metode luring juga, seperti home visit atau siswa mengambil tugas ke sekolah,” jelasnya.(cr1/akh)

  • Bagikan