Ganjar Apresiasi Kudus dalam Tangani Covid 19

  • Bagikan
Bupati Kudus H.M Hartopo
KOORDINASI: Bupati Kudus H.M Hartopo saat mengikuti konferensi video Rakor Penanganan Covid-19 di Jawa Tengah yang berlangsung di Command Center Diskominfo Kudus, Senin (26/7). (HUMAS / LINGKAR JATENG)

KUDUS, Lingkarjateng.com – Setelah beberapa waktu yang lalu kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus tinggi, saat ini angka kasus mulai menurun. Baik angka kasus aktif maupun angka kematian harian melandai.

Upaya menurunkan angka Covid-19 tersebut diapresiasi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat konferensi video Rakor Penanganan Covid-19 di Jawa Tengah bersama yang berlangsung di Command Center Diskominfo Kudus, Senin (26/7).

Bupati Kudus H.M Hartopo mengungkapkan pasien Covid-19 di rumah sakit sedikit. RSUD dr. Loekmono Hadi menampung total 34 pasien dengan separuh pasien dirujuk dari luar daerah.

Sementara itu jika dilihat di tingkat RT, zona hijau di Kabupaten Kudus mencapai 92 persen. Meskipun begitu, Kabupaten Kudus tetap meminta masyarakat tetap disiplin terapkan protokol kesehatan dan melaksanakan PPKM level IV dengan baik.

“Kasus aktif harian Kabupaten Kudus telah melandai. Bahkan, di RSUD pasien Covid-19 hanya 34 pasien. Itu hanya 16 orang yang dari Kudus, sisanya dari luar kota,” ucapnya.

Sedangkan sampai saat ini, Kabupaten Kudus pun tengah menunggu kiriman vaksin untuk tahap kedua. Hartopo berharap vaksin tersebut segera dikirim sehingga dapat langsung dilakukan vaksinasi.

BACA JUGA:  Jangan Khawatir, Suket Bisa Berfungsi sebagai E-KTP

“Kami masih menunggu kiriman vaksin tahap kedua agar segera kami lakukan vaksinasi,” jelasnya.

Merespon hal tersebut, Ganjar Pranowo mengungkapkan segera mengirim vaksin tersebut ke Kudus dalam beberapa hari. Dalam rakor yang diikuti bupati dan walikota se Jawa Tengah tersebut, Ganjar mengapresiasi upaya Forkopimda Kudus yang tak pernah patah semangat menekan angka kasus Covid-19.

Upaya Kudus dalam menggencarkan isolasi terpusat dan vaksinasi perlu diacungi jempol. Ganjar pun menyebut langkah Kabupaten Kudus dapat menjadi contoh bagi kabupaten lain sehingga angka Covid-19 segera terkendali.

“Dulu Kudus menjadi salah satu wilayah yang mempunyai kasus aktif Covid-19 tertinggi. Sekarang, berkat kerja keras dan semangat dari Forkopimda Kudus, angka kasus menjadi terkendali. Bisa dicontoh wilayah lain,” pungkasnya. (hms/fat)

  • Bagikan