Guru Terjun Langsung untuk Pantau Siswa Belajar

  • Bagikan
Kepala SD 1 Mejobo Rukin
RUANG KERJA: Kepala SD 1 Mejobo Rukin saat ditemui di ruangannya, beberapa waktu lalu. (MUHAMMAD ABDUL MUTTHOLIB / LINGKAR JATENG)

KUDUS, Lingkarjateng.com – Metode pembelajaran secara daring yang dilakukan selama pandemi, memiliki banyak kendala. Akan tetapi, Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Mejobo mempunyai cara tersendiri, dalam menghadapi situasi tersebut. Supaya materi dapat tersampaikan dengan baik, para guru terjun langsung ke lapangan untuk memantau siswa.

Kepala SD 1 Mejobo, Rukin mengatakan, para guru di sekolahnya mendatangi langsung rumah siswa, untuk memantau kegiatan siswa selama proses pembelajaran. Hal tersebut dilakukan, agar siswa lebih disiplin, meski pembelajaran dilakukan secara daring.

“Jadi masing-masing guru itu keliling, satu persatu rumah siswa didatangi. Tapi bukan berarti seluruh siswa, satu hari lima sampai tujuh siswa saja. Kemudian bergantian siswa lain pada hari berikutnya. Tidak ada jadwal pasti dari sekolah, tapi mereka (guru, red) punya jadwal sendiri. Waktunya juga sebentar, kisaran 10-15 menit saja per rumah untuk memantau,” ujarnya.

Ketika ditemui siswa yang tidak mengikuti pelajaran, maka guru yang bersangkutan akan mengambil tindakan. Langkah awal yang dilakukan adalah memberikan nasihat kepada anak tersebut. Namun demikian, jika siswa tidak ditemukan di rumah, guru akan berkoordinasi lebih lanjut dengan orang tua murid. Agar anak mendapatkan pendampingan lebih.

BACA JUGA:  Guru MI Ungkap Kasus KDRT yang Dialami Siswa, Begini Kronologinya

“Kita semua tahu, untuk seusia anak SD, sedang senang-senangnya bermain. Jadi terkadang memang ada beberapa anak, yang lebih memilih bermain daripada belajar. Maka dari itu, perlu diberikan perhatian dan pendampingan lebih, entah itu dari orang tua ataupun guru,” terangnya.

Sebagai kepala sekolah, Rukin juga memiliki perannya sendiri. Setiap hari, ia bertugas untuk mengawasi guru yang berkeliling ke rumah siswa. Tugasnya adalah memastikan, seluruh guru SD 1 Mejobo melakukan tugasnya sesuai dengan apa yang telah mereka sepakati bersama.

“Saya sebagai kepala sekolah juga ikut memantau, tapi saya memantau guru yang keliling. Tidak secara langsung, akan tetapi dari kejauhan. Jadi saya juga otomatis ikut keliling. Kemudian setelah sampai sekolah, saya cross check kepada mereka, sesuai atau tidak dengan hasil pantauan saya,” paparnya.

Rukin mengungkapkan, selama program tersebut dilaksanakan, tidak ada halangan yang berarti. Seluruh guru mendukung dan bersemangat dalam menjalankan tugasnya. Karena masing-masing guru memiliki integritas dan rasa tanggung jawab yang tinggi, untuk dapat mencetak generasi muda yang berkualitas. (cr10/fat)

  • Bagikan