Disdikpora Kudus Anggarkan Rp 1,5 Miliar untuk Penambahan Mebel

  • Bagikan
simulasi PTM di salah satu sekolah di Kudus
Suasana simulasi PTM di salah satu sekolah di Kudus, belum lama ini. Tampak Kondisi meja dan kursi yang ada di ruangan tersebut yang perlu pergantian. (ANTARA / LINGKAR JATENG)

KUDUS – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, menganggarkan untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka sebesar Rp 1,5 miliar. Dana tersebut digunakan untuk pengadaan penambahan meja belajar (mebel) di SD dan SMP.

Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada mengatakan, di sejumlah sekolah banyak meja dan kursi yang sudah tak layak pakai. “Tentunya untuk sarana dan prasarana seperti meja dan kursi. Karena sejak pandemi ini kan belum ada pembelajaran tatap muka (PTM) yang berlangsung di Kudus,” ucapnya.

Pihaknya melanjutkan, setelah mendapatkan dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat, akan dialokasikan untuk pengadaan mebel. Total pengadaan sendiri ada sebanyak 30 SD dan empat SMP di Kudus.

“Masing-masing sekolahan itu kebutuhannya berbeda-beda. Ada yang membutuhkan lemari kerja, lemari perpustakaan, dan meja kursi siswa guru,” tuturnya.

Pengadaan mebel itu sendiri sudah dalam tahap lelang di bagian pengadaan barang dan jasa Sekretariat Daerah Kudus. Dengan harga perkiraan sementara (HPS) sekitar Rp 1,36 miliar.

“Sistemnya lelang cepat, dan sebelum akhir Agustus ini harus ada tanda tangan kontrak dengan pemenang lelang. Pencairan anggarannya sendiri langsung dari pusat,” terangnya.

BACA JUGA:  Disdikpora Kudus Inginkan Sport Center ke Fungsi Utama

Harjuna menambahkan, standar kualitas mebel yang diajukannya sesuai spesifikasi pabrik. Namun, peraturan terbaru penyebutan merek tidak diperbolehkan. Maka, dalam lelang hanya disebutkan spesifikasinya.

“Sebelumnya, dalam lelang muncul penawaran yang tak wajar, karena hanya Rp 12,98 juta. Harapannya penawaran dengan harga yang wajar nantinya muncul,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam pengadaan mebel tersebut sudah diusulkan sejak 2018 lalu. Akan tetapi baru bisa terealisasikan di tahun ini. (sam/fat)

  • Bagikan