Gerakan Beli Cabai dari Petani

  • Bagikan
Gerakan Membeli Cabai
AKSI SOSIAL: Para anggota Gerakan Membeli Cabai dari Petani sedang membagikan cabai kepada warga di sekitar kantor Dintanpan, akhir pekan lalu. (SHOFWAN ZA’IM / LINGKAR JATENG)

REMBANG – Anjloknya harga cabai di Kabupaten Rembang membuat petani merugi. Menanggapi hal itu, Pemkab Rembang yang di pelopori Dinas Pertanian dan Pangan membuat gerakan sosial membeli cabai dari petani langsung.

Desti Mulyadi, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultural Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) mengatakan, harga cabai di pasar antara Rp 10 ribu sampai Rp 12 ribu. Sementara pengepul beli dari petani di harga Rp 3 ribu sampai Rp 4 ribu. Untuk itu para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dintanpan patungan untuk membeli dari petani cabai di harga Rp 6ribu.

Menurut Desti cabai yang bisa dibeli dari patungan ini jumlahnya mencapai 1 ton. Cabai tersebut dijemput langsung ke petani di lokasi dan kemudian di bagi-bagikan ke masyarakat sekitar kantor Dintanpan, panti asuhan dan sejumlah pondok pesantren.

Gerakan membeli cabai tersebut rencananya akan berlanjut hingga beberapa hari ke depan dan supaya petani lebih terbantu. “Para PNS di berbagai Organisasi Perangkat Daerah juga ikut pesan. Jumlah orderan dari para PNS ini pun cukup banyak, per Sabtu 28 Agustus ini sudah hampir 500 kilogram,” jelasnya.

BACA JUGA:  Dinilai Ganggu Arus Lalu Lintas, Tugu PKK Dihilangkan

Sementara itu petani cabai asal Desa Kuangsan Kecamatan Kaliori, Sugeng mengaku berterimakasih atas adanya gerakan beli cabai ini. Ia mengungkapkan, karena adanya gerakan dari Dinas terkait, pengepul langsung ikut menaikkan harga belinya diangka Rp 5.500. (cr6/fat)

  • Bagikan