Merayakan Panen Raya dengan Balap Motor Gabah

  • Bagikan
Balap Motor Gabah
BERLOMBA: Komunitas ojek gabah setelah panen raya padi melakukan lomba motocross dengan motor yang biasa untuk mengangkut gabah di tengah sawah di Desa Tegalsari, Minggu (12/9). (HUMAS / LINGKAR JATENG)

BATANG – Komunitas ojek gabah Desa Tegalsari setelah panen raya melakukan lomba motorcross di tengah sawah dengan motor yang biasa digunakan untuk mengangkut gabah.

Lomba yang diikuti oleh 30 pembalap ojek gabah ini memperebutkan hadiah sepatu boots dan ban trail sepeda motor. Motor yang digunakan adalah motor bebek yang telah di modifikasi ala motocross. Sirkuit lomba yaitu menggunakan area persawahan usai dipanen.

Ketua Panitia Komunitas Ojek Gabah Rokhim mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kegembiaraan petani dan buruh tani usai melaksanakan panen raya di tanah pusaka desa.

Ia menjelaskan, kegiatan ini sebagai wujud rasa syukur warga desa dan luapan kegembiraan warga dengan menggelar lomba ketangkasan dan kelincahan mengendarai sepeda motor dengan membawa karung gabah di medan lumpur persawahan.

Keberadaan komunitas ojek gabah sudah ada sejak lima tahun yang lalu, namun baru kali ini digelar balap motor gabah. “Setiap pembalap merupakan anggota ojek gabah. Pembalap wajib membawa karung gabah melintasi sirkuit yang berlumpur,” jelasnya.

BACA JUGA:  Ratusan Yatim Piatu di Batang Segera Punya Tempat Tinggal

Sementara Kepala Desa Tegalsari Daryono menyampaikan, kegiatan ini menjadi kreativitas komunitas ojek gabah di Desa Tegalsari. Kegiatan ini juga bertujuan sebagai hiburan serta sarana untuk mempersatukan semua pihak dalam pencapaian panen raya.

“Saya menjanjikan akan melaksanakan kegiatan balap motor gabah sebagai agenda tahunan wisata desa. Selain hiburan dan olahraga, balap motor gabah ini akan menjadi ikon wisata desa dengan peserta dari para ojek gabah,” ujar dia. (hms/all)

  • Bagikan