Pemkab Demak Buka Sayembara Desain Berhadiah Ratusan Juta

  • Bagikan
Bupati Demak, Eisti'anah
SAYEMBARA : Bupati Demak, Eisti'anah dan Forkopimda Demak saat rapat pembukaan sayembara desain perluasan kota, di Grhadika Bina Praja, belum lama ini (10/9). (AJI YOGA / LINGKAR JATENG)

DEMAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak akan melakukan perluasan daerah perkotaan. Dalam rangka program tersebut pemkab mengadakan sayembara desain perluasan perkotaan Demak berhadiah ratusan juta rupiah.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bapedalitbang) Demak, Suhasbukit mengatakan, desain dari sayembara akan dijadikan acuan pengembangan Kabupaten Demak yang tertata lebih baik dan berkesinambungan. Terutama dalam pusat pengembangan layanan pemerintahan, permukiman penduduk, aktivitas perekonomian, industri, aktivitas sosial budaya serta aktivitas sektor pariwisata.

“Pemkab Demak ingin bersungguh-sungguh melakukan sayembara ini untuk mendapatkan hasil yang terbaik,”katanya melalui sambungan telepon, akhir pekan lalu.

Ia melanjutkan, adanya perluasan daerah perkotaan ini diharapkan dapat meningkatkan nilai perputaran uang, meningkatnya kesempatan kerja dan mengurangi pengangguran. Disamping juga dapat meningkatnya kualitas kehidupan yang layak, serta tercukupinya kebutuhan dasar penduduk dan menjadikan wisatawan lebih nyaman di Demak.

Target perluasan lokasi yakni 1.313 hektar yang meliputi Kali Kondang sekitaran Buyaran sampai traffic ligh Trengguli. Selain itu, perluasan di pasar Wonosalam ke arah Dempet, Jalan Sultan Hadi Wijaya (jalan tembus arah Donorejo).

BACA JUGA:  Terkonfirmasi Covid-19, Istri Bupati Tutup Usia

“Sayembara ini di buka untuk umum dengan target perluasan lokasi 1.313 hektare. Total hadiah 225 juta,” ungkapnya.

Suhasbukit menjelaskan bahwa pendaftaran sayembara dilakukan secara online melalui website bit.ly/daftar-sayembara. Dimulai tanggal 10 September sampai dengan 27 September 2021. Batas pengumpulan dokumen administrasi dan hasil karya pada 29 Oktober 2021.

Bupati Demak Eisti’anah menuturkan, jika kegiatan ini merupakan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati. Diharapkan Demak dapat menjadi kota smart dan modern. Tetapi tidak meninggalkan kearifan-kearifan lokal yang ada.

“Kita ingin mewujudkan Kabupaten Demak tidak akan dipandang sebelah mata dari kabupaten lain. Secara pribadi kami menginginkan sayembara ini, untuk itu kami minta Badepalitbang membuat sayembara ini dan dibuka untuk umum,” paparnya melalui keterangan tertulis. (aji/gih)

  • Bagikan