Ratusan Yatim Piatu di Batang Segera Punya Tempat Tinggal

  • Bagikan
musala dan panti yatim piatu Al-Ibriz
RESMI: Peletakan batu pertama musala dan panti yatim piatu Al-Ibriz oleh anggota DPRD Jawa Tengah Ahmad Ridwan dan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Batang KH. M. Saefudin Zuhri, di Denasri Kulon, Kabupaten Batang, Minggu (12/9). (HUMAS / LINGKAR JATENG)

BATANG – Ratusan anak yatim piatu di Desa Denasri Kulon segera mempunyai tempat bernaung, yakni dengan segera dibangunnya musala dan panti yatim piatu Al-Ibriz. Hal ini lantaran para anak yatim piatu di wilayah tersebut belum memiliki tempat tinggal.

Ketua panitia pembangunan musala dan panti yatim piatu Ustaz Malik mengatakan, ide pembangunan tersebut berawal dari pengurus Masjid At-Taqwa yang menaruh perhatian kepada 122 anak yatim piatu yang belum memiliki tempat bernaung.

“Sudah lima tahun ratusan anak yatim piatu tersebut tiap bulannya kami santuni. Setiap anak sebesar Rp60 ribu. Ini membuat kami merasa iba, karena terkadang melihat mereka belum terpelihara dengan baik, maka para pengurus berinisiatif membangun panti sekaligus asrama pendidikan, agar menjadi fasilitas belajar dan ibadah yang baik,” jelasnya.

Ia menjelaskan, selama ini anak-anak masih bersama orang tua atau keluarganya. Ada pula yang masih mengenyam pendidikan di pondok pesantren setempat.

“Nantinya jika pembangunan gedung sudah selesai, anak-anak akan ditempatkan di panti. Bagi mereka yang masih usia SD, akan dimasukkan sekolah sekitar. Pulang sekolah diberi pendidikan Alquran, malamnya diajarkan ngaji ala pendidikan pondok,” terangnya.

BACA JUGA:  18.450 Warga Telah Menerima BPUM

Ia menerangkan, untuk menunjang pendidikan formal, anak-anak panti akan mendapatkan bimbingan belajar dari para guru yang diundang khusus. Dalam membangun musala dan panti, dibutuhkan biaya sebesar Rp1,2 miliar dan sampai saat ini telah terkumpul Rp200 juta.

“Alhamdulillah berkat bantuan kaum muslimin muslimat, dan warga dermawan insyaallah semua akan terwujud. Ditargetkan musala dan panti dapat digunakan di tahun 2022,” tuturnya.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Ahmad Ridwan menyampaikan, pembangunan musala dan panti yatim piatu ini untuk kemaslahatan umat. “Semoga bisa memacu semangat saudara-saudara kita ikut bergotong-royong. Agar pembangunan ini segera selesai dan bisa diberdayakan untuk menampung anak-anak kita yatim piatu,” harapnya. (hms/all)

  • Bagikan