Wakabaintelkam Polri Puji Penanganan Covid-19 di Kudus

  • Bagikan
Wakabaintelkam Polri Irjen Pol Suntana
TINJAU: Wakabaintelkam Polri Irjen Pol Suntana saat mengunjungi vaksinasi di Klinik PKU Muhammadiyah Darussalam Medika, Desa Getassrabi, Kecamatan Gebog, akhir pekan lalu. (SYAMSUL HADI / LINGKAR JATENG)

KUDUS – Wakil Kepala Badan Intelijen Keamanan (Wakabaintelkam) Polri Irjen Pol Suntana mengapresiasi Kabupaten Kudus dalam penanganan Covid-19. Sehingga kasus Covid-19 di Kota Kretek saat ini jumlahnya sudah melandai.

Menurutnya, Kudus sendiri menjadi salah satu daerah yang cukup baik dalam penanganan Covid-19. Salah satunya dalam pelaksanaan vaksinasinya.

Alhamdulillah, sekarang angka kasusnya sudah sangat sedikit. Masyarakat Kudus hebat. Mudah-mudahan tidak ada lagi yang terpapar,” ucapnya dalam kunjungannya di Kota Kretek belum lama ini.

Pihaknya melanjutkan, dukungan kepada organisasi di sejumlah daerah dalam mendukung percepatan vaksinasi juga diapresiasinya. Seperti yang dilakukan oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

“Kami mengucapkan terimakasih atas nama Kapolri, untuk PP Muhammadiyah. Karena sudah mewujudkan kegiatan vaksin di beberapa provinsi. Dalam kerja sama kami menggelar vaksinasi sudah lebih dari 22 provinsi, dan jutaan masyarakat sudah disuntik vaksin dari kerja sama itu,” tuturnya.

Sementara itu, dirinya menyampaikan, di Indonesia ada dua daerah yang mencatatkan persentase vaksinasi Covid-19 sudah seratus persen, dalam capaian vaksinasi tahap pertama. Dua daerah tersebut yakni Bali dan Jakarta.

BACA JUGA:  DPRD Ajak Masyarakat Bersama Perangi Covid 19

“Secara global, capaian vaksinasi sangat luar biasa. Terlebih di dua daerah tersebut sudah mencapai angka seratus persen dosis pertama, dan dosis duanya masih berjalan,” jelasnya.

Pihaknya menambahkan, capaian vaksin dosis pertama di seluruh Indonesia sendiri sudah mencapai angka 75 persen. Sedangkan untuk dosis kedua capai 35-40 persen. Vaksinasi merupakan salah satu upaya dalam pencegahan Covid-19 yang dilakukan secara masih.

“Vaksin merupakan pencegahan Covid-19 yang masih dilakukan, targetnya sekitar dua juta perhari. Kami akan mengupayakan untuk ketersediaannya hingga akhir tahun nanti,” pungkasnya. (sam/fat)

  • Bagikan