Muscab PPP Bidik Wakil Pimpinan Dewan

  • Bagikan
Wakil Ketua DPP PPP H. Idi Muzayyad
DIBUKA: Dihadiri 21 PAC dan organisasi sayap, Muscab dibuka secara langsung Wakil Ketua DPP PPP H. Idi Muzayyad, belum lama ini. (ACHWAN / LINGKAR JATENG)

PATI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pati menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VIII di Aula SMK Salafiyah Kajen, akhir pekan lalu. Dalam perhelatan 5 tahunan tersebut kepengurusan periode depan ditarget minimal 1 kursi wakil pimpinan DPRD.

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Tengah Abdul Aziz menyatakan, selama periode sebelumnya kepengurusan dan mesin politik DPC PPP Pati telah bekerja dengan maksimal. Oleh sebab itu pada pemilu mendatang mereka ditaget setidaknya memiliki wakil pimpinan di kursi DPRD Pati

Pasalnya pada dua periode sebelumnya atau dalam dua kali penyelenggaran pemilu target tersebut belum tercapai. Namun ia memberi apresiasi sebab dalam periode ini PPP Pati berhasil menggaet banyak anak muda menjanjikan.

“PPP Pati cukup berhasil menggaet kalangan muda untuk menjadi mesin politik partai. Regenarasi sangat penting untuk membawa capaian lebih baik pada agenda-agenda politik partai selanjutnya,” terangnya.

Selain itu ia juga menekankan pentingnya kondusifitas internal partai dan kesesuaian terhadap aturan dalam memilih ketua baru. Sistem pemilihan (ketua DPC) sesuai ketentuan dilakukan oleh tim formatur. “Tim formatur jumlahnya berbeda-beda antar kabupaten. Kalau jumlah PAC lebih 14 maka ada tujuh. Kalau kurang dari 14, formaturnya 5,” jelas Aziz.

BACA JUGA:  Tingkatkan Kualitas Penyuluh Pertanian

Sementara itu, ketika ditanya tentang kandidat Bupati dari kader sendiri Wakil Ketua DPC PPP Pati Muslihan mengaku belum memikirkan hal tersebut. Pasalnya penguatan internal partai dinilai lebih penting saat ini.

“Pilkada 2024 ini masih lama. Yang penting saat ini kami mengakomodir segala potensi yang ada dan merangkul berbagai elemen yang ada. Kalau untuk calon dari kader partai, kami masih belum memikirkan hal itu,” ungkapnya.

Dia menyebut waktu untuk mengusung kader menjadi calon kepala daerah bukan hal yang krusial saat ini. Namun tidak tertutup kemungkinan partai akan memberi kejutan dengan mengusung kader sendiri.

“Perbaikan perolehan kursi masih menjadi prioritas kami. Maka penguatan internal yang harus ditata dengan baik,” pungkasnya. (ahw/fat)

 

  • Bagikan