Bulan Dana PMI, Bangkitkan Kepedulian Kemanusiaan

  • Bagikan
Ketua DPRD Masan
BUKA: Ketua DPRD Masan saat membuka Bulan Dana PMI 2021 di Ruang Diklat Lantai II PMI Kudus, belum lama ini. (ISTIMEWA / LINGKAR JATENG)

KUDUS – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus Masan membuka Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kudus, pada Jumat (17/9). Kegiatan tersebut digelar di Ruang Diklat Lantai II PMI Kudus.

Menurutnya, tujuan diadakannya acara tersebut guna untuk membangkitkan kesadaran masyarakat akan kemanusiaan. Pasalnya, kepedulian sesama dirasa penting.

“Bulan dana ini penting dilakukan, guna membangkitkan kesadaran dan kepedulian kita terhadap masalah kemanusiaan. Ini juga memberikan kesempatan bagi masarakat agar menyumbang seikhlasnya,” ucapnya.

Dirinya melanjutkan, masyarakat diberikan kesempatan untuk secara sukarela memberikan sumbangan. Hal ini dalam rangka membantu meringankan penderitaan yang dialami sesama manusia.

“Dengan begini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya kepedulian antar sesama. Sekaligus bisa saling berbagi satu sama lain,” tuturnya.

Sementara itu, Palang Merah Indonesia (PMI)  Kabupaten Kudus berharap dukungan masyarakat dan perusahaan dalam program Bulan Dana PMI kali ini. Sebab dalam kurun waktu tiga bulan menargetkan bisa mengumpulkan dana sebesar Rp 768,9 juta.

“Waktu pengumpulan berlangsung mulai 1 September hingga 30 November 2021. Kami akan berupaya maksimal agar bisa memenuhi target tersebut,” kata Ketua Panitia Bulan Dana PMI Kabupaten Kudus Letkol (Kav) Indarto.

BACA JUGA:  IDI Kudus Selenggarakan Pelatihan Senam Melawan Covid-19

Untuk memenuhi target tersebut, pihaknya akan melibatkan jajarannya di tingkat Koramil. Serta dari Kepolisian hingga tingkat Polsek untuk melakukan pendekatan terhadap masyarakat agar peduli dan mau mendukung upaya PMI Kudus dalam menghimpun dana. Karena misi utamanya untuk bantuan kemanusiaan.

Wakil Ketua Panitia Bulan Dana PMI Kudus Imam Suroso mengakui penyumbang terbesar dalam Bulan Dana PMI selama ini dari institusi pendidikan. Sedangkan perusahaan yang ada di Kudus juga perlu dioptimalkan agar tahun ini bisa ikut membantu memenuhi target.

“Kami optimistis bisa mencapai target karena semua sekolah sudah menggelar pembelajaran tatap muka. Jika target penghimpunan dana terpenuhi, tentunya fasilitas serta relawan akan menjadi lebih baik,” katanya. (sam/ara/fat)

  • Bagikan