Pemkab Kudus akan Bantu Pemulihan Ekonomi

  • Bagikan
Bupati Kudus H.M. Hartopo
Bupati Kudus H.M. Hartopo. (HUMAS / LINGKAR JATENG)

KUDUS – Kabupaten Kudus yang sebelumnya mengalami lonjakan kasus Covid-19 yang begitu melejit, kini mampu berhasil untuk menurunkan angka tersebut. Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan membantu pemulihan ekonomi agar bisa bangkit kembali.

Bupati Kudus HM Hartopo menyampaikan, upaya yang dilakukan untuk mampu memulihkan ekonomi masyarakat di Kota Kretek. Dengan adanya banyak kelonggaran bagi pelaku usaha kecil, UMKM, dan sebagainya.

“Sekarang kan sudah banyak sekali kelonggarran. Sudah tidak seperti dulu. Dengan begitu, para pelaku usaha bisa membuka usahanya kembali dan diharapkan bisa bangkit dari sebelumnya,” ucapnya.

Pihaknya pun kini telah memberi keluwesan terhadap para pedagang kaki lima (PKL), restoran, kafe, dan lainnya. Seperti bisa menjual atau memasarkan dagangannya kembali, baik secara offline maupun online.

“Itu semua kan sudah diperbolehkan, asalkan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) semaksimal mungkin. Tentunya dari Pemkab Kudus sendiri nanti yang akan membantu membangkitkan kembali ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Salah satu yang dilakukan oleh pihaknya, lanjutnya, yakni bagaimana membantu menjalankan marketing dengan baik bagi pelaku usaha. Sehingga, dalam menjual barang dagangan bisa berjalan dengan baik.

BACA JUGA:  Belum Miliki Persiapan, Kudus Hanya Ikut 5 Cabor

“Ini terutama yang lewat online. Kami akan membantu memasarkannya. Pemasaran-pemasaran di Kudus ini juga kan banyak dibantu oleh Kominfo lewat Instagram, facebook, dan lainnya. Ada juga pelatihan-pelatihan yang dilakukan di Disnaker Kudus bagi pelaku usaha dalam memasarkan,” pungkasnya.

Selain itu, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus juga tengah fokus mendorong pemulihan ekonomi dengan mengadakan pelatihan bagi buruh rokok dan keluarganya. Pelatihan itu menyasar buruh pabrik rokok, keluarga buruh rokok, dan petani tembakau.

Pihaknya mengharapkan, kegiatan pelatiah itu bisa meningkatkan kembali kesejahteraan masyarakat Kudus di bidang tersebut. Di antaranya melalui pelatihan yang diberikan untuk meningkatkan keterampilan kerja.

“Agar buruh rokok atau keluarganya bisa mempunyai skill yang didapatkan dari pelatihan, sebagai upaya pembinaan lingkungan sosial. Sekaligus, semoga bisa mendukung program pemulihan ekonomi nasional (PEN),” tuturnya. (sam/fat)

  • Bagikan