Pengaruh Youtube Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa

  • Bagikan
Widi Utomo, S.Pd.SD
Widi Utomo, S.Pd.SD

Oleh : Widi Utomo, S.Pd.SD
Guru SDN Slungkep 01 Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati

Era globalisasi telah membawa perkembangan pesat dalam teknologi informasi dan komunikasi, termasuk bidang pendidikan. Salah satu dari produk teknologi informasi dan komunikasi yang sangat menarik untuk dimanfaatkan dalam pembelajaran adalah Youtube. Dalam pemanfaatan media, diperlukan kreativitas dan juga pertimbangan instruksional yang matang dari pengajar. Kenyataannya banyak pengajar menggunakan media pembelajaran seadanya tanpa pertimbangan pembelajaran. Pada aspek kognitif, video dapat dimanfaatkan untuk membelajarkan hal-hal yang terkait dengan pengetahuan dan intelektual siswa. Pada aspek afektif, program video dapat dimanfaatkan untuk melatih unsur emosi, empati, dan apresiasi terhadap suatu aktivitas atau keadaan.

Belajar dirumah memang kebijakan yang diambil oleh Pemerintah untuk menghindari angka penambahan kasus, karena sekolahan tempat berkumpulnya siswa dan guru untuk melaksanakan pembelajaran dan dapat menjadi tempat penyebaran Covid-19. Di masa pandemi seperti ini yang belum juga kunjung usai, memicu kebosanan terhadap kondisi belajar siswa. Kejenuhan merupakan suatu kondisi mental dimana seseorang merasa bosan yang amat sangat untuk melaksanakan tugas rutin yang sudah sejak lama dilakukannya. Kejenuhan belajar ini juga terjadi pada siswa-siswi kelas VI SDN Slungkep 01 Kecamatan Kayen Kabupaten Pati.

Menurut Sutarjo dkk (2014 : 2) “Kejenuhan belajar merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh siswa yang mengakibatkan menurunnya tingkat motivasi belajar, timbulnya rasa malas, dan menurunnya tingkat prestasi belajar siswa”. Dan berdasarkan pengalaman Penulis, faktor kejenuhan belajar yang terjadi pada siswa pada masa Pembelajaran Jarak Jauh adalah : (1). Siswa menerima model pembelajaran yang monoton, dan biasanya hanya di share melalui group Whattshap. Dan selalu terkejar oleh deadline pengumpulan hasil tugas belajarnya. (2). Selama Pandemi, siswa diwajibkan belajar dari rumah. Kalau dilakukan dalam kurun waktu yang lama, akan timbul kebosanan belajar dirumah terus. Karena biasanya belajar sering dengan kelompoknya sambil bermain. (3). Kurangnya aktifitas hiburan atau rekreasi untuk menetralisir kelelahan berpikir setelah belajar.

BACA JUGA:  Gus Yasin Beri Solusi saat Pandemi

Maka dari itu Penulis sebagai Guru kelas VI SDN Slungkep 01 Kecamatan Kayen Kabupaten Pati ini mencoba berinovasi untuk menggunakan media Youtube dalam proses pembelajaran daring agar siswa termotivasi belajarnya dan menghilangkan situasi belajar yang monoton agar tidak bosan dan jenuh. Karena dalam media Youtube, banyak sekali informasi yang terkadang cara penyampaiannnya lebih mudah diterima oleh siswa dan lebih banyak pilihan materi yang dikemas lebih menyenangkan dan menarik jika untuk belajar di rumah. Bahkan tak sedikit informasi dari youtube yang diterima peserta didik dapat menambah pengalaman dan wawasan yang pada akhirnya meningkatnya motivasi belajar siswa sehingga ada beberapa siswa yang telah meningkat prestasinya.

Untuk menghindari penyalahgunaan Youtube di kalangan siswa, pihak Sekolah telah berupaya untuk membimbing siswa melalui berbagai macam kegiatan yang bersinggungan dengan video. Bimbingan dan pemanfaatan yang dilakukan oleh Sekolah terhadap siswa di rumah diharapkan mampu memberikan perubahan pola pikir pada siswa tentang video serta memberikan arahan positif bagi siswa dalam memanfaatkan video Youtube dilingkungan luar Sekolah (rumah maupun masyarakat).

Dalam pengaplikasiannya, Youtube dapat menampilkan dirinya sebagai sumber belajar sesuai dengan keinginan user itu sendiri, dalam Youtube terdapat search engine yang dapat memudahkan pengguna untuk mencari data hanya dengan mengetik kata atau kalimat yang dimaksudkan. Video yang dikumpulkan untuk ditonton dari hasil download kemudian diolah atau disusun kembali agar menjadi sebuah video yang baru didasarkan pada sitematika alur pembelajaran dan maksud yang ingin dicapai maka Youtube sebagai sumber belajar telah berubah menjadi bahan ajar yang siap digunakan sebagai media pembelajaran demi menunjang proses pembelajaran. (*)

  • Bagikan