Vaksinasi Siswa SMP Tahap Kedua Berjalan Lancar

  • Bagikan
ruang pertemuan SMP 2 Kudus
SUNTIK: Salah satu siswa kelas IX, peserta vaksinasi saat dilakukan penyuntikan vaksin dosis kedua di ruang pertemuan SMP 2 Kudus, Selasa (28/9). (MUHAMMAD ABDUL MUTTHOLIB / LINGKAR JATENG)

KUDUS, Lingkarjateng.com – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Kudus melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap kedua, Selasa (28/9). Sebanyak 223 siswa dijadwalkan mengikuti kegiatan tersebut. Selain itu, sejumlah siswa yang gagal mengikuti vaksinasi tahap pertama, juga diikutkan mengikuti vaksinasi susulan pada kegiatan ini.

Kepala SMP 2 Kudus Sujarwo melalui Bagian Kesiswaan Noor Kholis menerangkan, penyelenggaraan kegiatan vaksinasi tahap kedua ini merupakan tindak lanjut kegiatan vaksinasi tahap pertama, akhir September lalu. Hal itu dalam rangka mendukung program pemerintah melakukan percepatan vaksinasi pada anak.

“Sesuai anjuran dari Dinas Kesehatan Kudus, waktu ideal pelaksanaan vaksinasi tahap kedua adalah berkisar 28 hari pasca vaksinasi tahap pertama. Kebetulan hari ini tepat 28 hari setelah pelaksanaan vaksinasi tahap pertama, akhir Agustus kemarin,” paparnya.

Pada pelaksanaan kegiatan tersebut, Kholis menjelaskan, beberapa siswa yang belum berhasil mengikuti vaksin tahap pertama juga diikutsertakan dalam kegiatan ini. Para siswa yang gagal melakukan vaksin tahap pertama, dijadwalkan untuk menerima dosis pertama pada kegiatan tersebut.

“Siswa yang belum tervaksin akhir Agustus lalu, memang disusulkan hari ini. Dari total 51 siswa yang gagal vaksin, sebagian besar sudah vaksin secara mandiri. Jadi hanya beberapa saja yang mengikuti susulan,” ujar Kholis.

Berdasarkan hasil screening kesehatan, satu siswa harus diundur pelaksanaannya dikarenakan kondisi siswa yang kurang fit. Selain itu, siswa yang mengikuti vaksin susulan pada kegiatan tersebut adalah sejumlah 14 anak.

“Dari 14 anak yang mengikuti vaksin susulan, hanya 12 yang memungkinkan untuk melakukan vaksin. Itu karena dua di antaranya memiliki komorbid. Sehingga saran dari dokter yang mendampingi, untuk tidak dilakukan vaksinasi,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu peserta vaksin Almas Karnia mengaku, dirinya merasa senang bisa berpartisipasi dalam kegiatan vaksinasi sekolah ini. Dirinya mengatakan, kegiatan sejenis harus terus digencarkan, agar penyebaran Covid-19 dapat semakin ditekan.

BACA JUGA:  Galakkan Vaksinasi di Sejumlah Mal

“Karena ini untuk kepentingan bersama, jadi saya mendukung penuh. Untuk pelaksanaannya sendiri sepertinya tidak ada masalah. Hanya ada beberapa teman yang mual dan pegal setelah disuntik. Sebagian lainnya justru malah jadi gampang lapar. Sepertinya itu memang wajar ya,” kata Alma.

Alma berharap, dengan adanya program seperti ini, angka penularan Covid-19 bisa semakin menurun. Sehingga pembelajaran tatap muka bisa dilakukan dengan lebih optimal. Karena menurutnya, pembelajaran akan lebih efektif apabila dilakukan secara tatap muka.

Sebelumnya, pada Senin (27/9) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kudus juga melaksanakan vaksinasi tahap kedua. Sebanyak 190 siswa berhasil melaksanakan vaksinasi pada kegiatan tersebut.

Kepala SMP 1 Kudus Ahadi Setiawan, melalui Urusan Kesiswaan Abu Sofyan menerangkan, dari total 198 siswa yang mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap pertama, hanya 190 siswa yang berhasil melakukan vaksin. Hal tersebut dikarenakan, beberapa siswa mengalami demam, sehingga tidak lolos dalam screening kesehatan.

Sejak Jumat (24/9) lalu, pihak sekolah telah memberikan pesan kepada siswa, terkait pelaksanaan vaksinasi tahap kedua ini. Dengan tujuan, siswa dapat mempersiapkan segala sesuatu dengan baik sebelum pelaksanaan vaksin. Mulai dari persyaratan administrasi, hingga persiapan fisik.

“Kami dari pihak sekolah secara rutin mengingatkan siswa, supaya acara ini dapat terselenggara dengan sukses. Akan tetapi memang beberapa siswa tidak dianjurkan mengikuti vaksin. Beberapa siswa yang gagal mengikuti tahap kedua hari ini (Senin 27/9, red), diarahkan mengikuti vaksinasi di SMP lain atau langsung ke RS Mardi Rahayu,” ucap Abu. (abd/fat)

  • Bagikan