Pemkab Demak Terus Monitoring Pelaksanaan Vaksinasi

  • Bagikan
Wakil Bupati Demak Ali Maksum
PANTAU: Wakil Bupati Demak Ali Maksum bersama Sekretaris Daerah Singgih Setyono saat melakukan monitoring vaksinasi di Balai Kelurahan Kalicik, Demak, Kamis (7/10). (AJI YOGA / LINGKAR JATENG)

DEMAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak terus melakukan monitoring kegiatan vaksinasi Covid-19 di wilayah Kabupaten Demak. Kali ini, pelaksanaan monitoring terbagi menjadi dua tim.

Sekretaris Daerah (Sekda) Demak Singgih Setyono menyampaikan, monitoring dilakukan diberbagai wilayah Kabupaten Demak. Sehingga dibagi menjadi dua tim, dan tim kedua ini langsung dipimpin oleh Wakil Bupati (Wabup) Demak, Ali Maksum.

Untuk tim pertama meliputi Puskesmas Wonosalam I, Desa Mrisen, Balai Desa Dempet, Puskesmas Kebonagung dan Balai Desa Kebonagung. Kemudian untuk tim dua dengan rute, Puskesmas Demak I, Balai Kelurahan Kalicilik, Puskesmas Karanganyar II, Puskesmas Mijen II dan Desa Rejosari.

“Hari ini kita monitoring hampir seluruh tempat vaksinasi di Demak. Kami pantau terus bagaimana perkembangannya,” katanya saat mendampingi wabup di Kelurahan Kalicilik, Kamis (7/10).

Sementara, Wabup Demak Ali Maksum mengaku senang melihat animo masyarakat yang begitu tinggi dalam vaksinasi Covid-19 ini. Ia juga menghimbau kepada perangkat desa atau kelurahan untuk terus meningkatkan percepatan vaksinasi.

“Saya ingin melihat langsung untuk mengetahui proses pelaksanaan vaksin yang di lakukan. Alhamdulillah animo masyarakat sangat tinggi,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Sanggar Kegiatan Belajar Demak Resmikan Dua Gedung Baru

Kepala Kelurahan Kalicilik, Sudiro mengatakan, dalam sehari target vaksin untuk warga sebanyak 300 orang. Namun, sampai saat ini belum tercapai dan terus menunggu pelaksanaan vaksinasi ini berakhir.

“Masih ada beberapa warga yang terkendala ikut vaksin. Kebanyakan kendala yang di alami itu dikarenakan memiliki komorbid atau penyakit penyerta sehingga warga tidak bisa melakukan vaksin,” terangnya.

Ia menuturkan, untuk kiat-kiat percepatan vaksin, pihak Desa Kalicilik telah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada warga melalui PKH, PKK, Rapat RT/RW dan woro-woro di masjid. Selain itu juga menggunakan sistem jemput bola melalui grup-grup whatsapp masyarakat di desa.

“Dengan sosialisasi tersebut tidak ada penolakan dari warga untuk melakukan vaksinasi. Bagi mereka yang sakit kami arahkan untuk datang terlebih dahulu ke balai desa selanjutnya menunggu hasil screening apakah bisa di vaksin apa tidak,” paparnya. (aji/gih)

  • Bagikan