Pemkab Pemalang Genjot Vaksinasi Hingga Level Desa

  • Bagikan
Pendaftaran Vaksinasi di Pos Polisi Alun-alun Pemalang
ANTUSIAS: Proses Pendaftaran Vaksinasi di Pos Polisi Alun-alun Pemalang, Jumat (22/10). (UFAN FAUDHIL / LINGKAR JATENG)

PEMALANGPemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pemalang terus gencarkan gerakan percepatan vaksinasi di sejumlah desa dan pusat vaksin gedung serbaguna Pemalang. Hal tersebut guna menurunkan level pemberlakukan pembatasan kegitan masyarakat (PPKM) yang masih berada di level 3.

Juru Bicara Vaksinasi sekaligus Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pemalang, Yulies Nuraya mengatakan, jumlah masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi sampai Sabtu (23/10) kemarin, ada 622.545 warga. Dengan rincian dosis pertama 438.032 warga, dosis kedua 181.561 warga dan dosis ketiga khusus nakes ada 2.952 tenaga kesehatan yang sudah tervaksinasi.

“Sampai kemarin terhitung ada satu juta lebih masyarakat yang sudah menerima vaksin. Target 50 persen dari pemkab baru mencapai 38,16 persen atau jika dihitung kurang 136.367 warga untuk dosis pertama, agar level PPKM bisa turun. Oleh karena itu, kami terus melakukan percepatan vaksinasi di sejumlah desa dan fasilitas umum,” tuturnya.

Percepatan vaksinasi yang dilakukan oleh pemkab yaitu dengan memberikan kemudahan akses masyarakat untuk menerima vaksin langsung ke balai desa maupun fasilitas umum. Dengan semakin dekatnya vaksin ke masyarakat, ia berharap target 50 persen bisa tertangani dan level PPKM menurun.

BACA JUGA:  Antusias Vaksinasi Tahap kedua Siswa Tinggi

“Vaksin semakin dekat dengan masyarakat bahkan dari polres kemarin ada kegiatan vaksinasi sampe bengi (Sambeng) di Pos Polisi Alun-Alun Pemalang. Bertujuan untuk warga yang tidak dapat melakukan vaksinasi di siang hari bisa mendapatkannya saat malam,” ujarnya.

Perwira Pengendali Vaksinasi Pos Alun-alun, Joko mengatakan, inovasi Sambeng ini berawal dari banyak masyarakat yang belum mendapatkan vaksin, karena jam kerja di siang hari. Dengan adanya posko vaksin ini, harapannya warga yang belum vaksinasi dapat dengan mudah memperoleh dosis walaupun saat malam hari.

“Dimulai pukul tujuh malam kegiatan ini dilakukan dua kali dalm satu Minggu, yaitu hari Rabu dan Jum’at. Dengan setiap harinya ada 100 dosis disalurkan. Kami melihat antusiasme warga sangat tinggi bahkan kami tidak bisa melayani semuanya karena terbatasnya dosis vaksin,” pungkasnya. (fan/all)

  • Bagikan