Binda DIY Lakukan Percepatan Vaksin

  • Bagikan
Binda DIY
SUASANA: Vaksinasi massal bagi pelajar dan masyarakat yang digelar Badan Intelijen Negara Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Binda DIY) kolaborasi dengan Dinas Kesehatan. Rabu (3/11/). (ANTARA / LINGKAR JATENG)

YOGYAKARTA – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Daerah Istimewa Yogyakarta bersama Dinkes Sleman, melakukan percepatan vaksinasi. Saat ini pencapaiannya telah mencapai 87,2 persen, dan 12,8 sisanya belum tervaksin.

Koordinator Binda DIY Adi Riyanto mengatakan, vaksinasi massal di SMK Muhammadiyah Prambanan, dilaksanakan sebagai upaya menyisir warga yang belum tervaksin. Pemilihan tempat tersebut sebagai perwakilan Kecamatan Prambanan. Dimana pelajar dan keluarga yang belum divaksin, dosis satu atau dua dikumpulkan di sekolah untuk mengikuti vaksinasi.

“Ada kendala terkait dengan sasaran. Sehingga programnya harus door to door. Karena masyarakat sudah merasa tervaksin. Sehingga kita harus menyisir daerah mana yang belum tervaksin. Kali ini kita mengumpulkan data bagi pelajar maupun masyarakat di sekitar SMK Prambanan,” katanya.

Dia mengatakan, melalui program percepatan vaksinasi tersebut, hingga saat ini sasaran menjangkau sekitar 30 ribu dosis. Dan akan terus dilakukan pada bulan ini. Karena masih ada stok vaksin sekitar 6.000 dosis.

Kolaborasi Binda DIY juga sudah berkontribusi dalam mengejar target vaksinasi yang ditargetkan Presiden sebesar 70 persen. Bahkan di DIY sudah terlampaui. Harapannya Sleman mencapai target 100 persen pada bulan ini.

BACA JUGA:  Pengungsi Erupsi Gunung Merapi Bertambah

Kepala SMK Muhammadiyah Prambanan Iskak Riyanto mengatakan, jumlah siswa di sekolah ini sebanyak 697 orang, 15 orang diantaranya belum di vaksin. Sehingga persentase vaksinasi pelajar sudah hampir 100 persen.

“Harapan kami dengan vaksinasi ini bisa mengajak siswa yang belum vaksin, dan PTM di sekolah segara terlaksana dengan baik. Agar ilmu yang diserap anak tidak dari dunia maya. Karena daya serap dengan ketemu langsung sama guru lebih tinggi dibanding daring,” katanya. (ara/fat)

  • Bagikan