Diskominfo Kota Semarang Dukung Netizen Fair 2021

  • Bagikan
Netizen Fair 2021
PAPARAN: Satu persatu pemateri menyampaikan pembahasan literasi digital kepada peserta di aula hotel ternama di Kota Semarang, Selasa (23/11). (DICKRI TIFANI / LINGKAR JATENG)

SEMARANG – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kota Semarang mendukung acara Literasi Digital ‘Netizen Fair 2021’ yang digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Informatikan (Kominfo) dan Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi di Kota Semarang. Dengan begitu, Ibu Kota Jawa Tengah ini sering menjadi tempat kegiatan dalam peningkatan literasi digital.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Diskominfo Kota Semarang, Bambang Pramusinto usai hadir acara Netizen Fair 2021, Selasa (23/11). Ia mengatakan, acara ini membuat masyarakat paham dengan literasi digital sehingga penggunaan internet bisa bijak. Maka dari itu, pihaknya mengapresiasi adanya acara tersebut.

“Terima kasih dengan Kominfo, Kota Semarang sering dijadikan lokasi dalam peningkatan literasi digital. Pada hari ini acaranya bertemakan Netizen Fair 2021, yang membantu masyarakat Kota Semarang paham literasi. Karena digitalisasi harus disikapi dengan bijak,” kata Bambang.

Menurutnya, sejak dini seharusnya masyarakat sudah memaknai penggunaan digitalisasi dengan baik. Jika digunakan tidak baik, bakal muncul resiko yang akan didapatkan oleh individu masing-masing.

“Banyak manfaat dan resiko tergantung dimana kita menggunakan. Jelas, sisi positif dari penggunaan digitalisasi dengan benar dapat mempercepat bisnis, biaya lebih efisien, dan marketing akan lebih luas. Hal-hal positif harus dipahami benar untuk generasi X sampai Z dalam bersikap,” ujarnya.

BACA JUGA:  Apresiasi Perjuangan NU, Ganjar: Perjuangan Belum Berhenti

Selain itu, ia meyarankan program Kominfo ini dapat berkaloborasi dengan pemerintah daerah yang memahami pemetaaan kebutuhan di setiap wilayah. “Kedepannya, digitalisasi ini bisa untuk UMKM, seniman, dan anak -anak muda sesuai dengan masing-masing kebutuhan daerah. Jadi saling mendukung antara pemerintah daerah dengan Kominfo,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu panitia Ivana Maida menjelaskan, acara literasi digital digelar oleh Kominfo bersama GNLD Siberkreasi. Yaitu terdapat 117 mitra jejaringnya khusus membahas di bidang digitalisasi.

“Acara ini menyasar sekitar 12,5 juta masyarakat di  514 kabupaten/kota pada 34 provinsi Indonesia. Salah satunya Kota Semarang yang diselenggarakan pada 23 sampai 24 November 2021 dilakukan serentak dan hybird di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Ia mengatakan, peserta acara di Kota Semarang yang mengikuti secara online sekitar 5000 orang. Sedangkan offline, ada 500 orang yang datang ke acara tersebut.  “Peserta dari berbagai elemen mulai dari guru, mahasiswa,  pelajar, pemuda. Jadi mereka sebelum mengikuti harus mendaftar secara online dan memilih luring maupun daring. Setelah mendaftar, peserta mendapatkan sertifikat elektronik yang bisa didownload,” ujarnya. (dik/gih)

  • Bagikan