PKH Pacu Pertumbuhan Kesejahteraan Warga

  • Bagikan
Wakil Bupati Rembang, Muhammad Hanies Cholil Barro’
APRESIASI: Wakil Bupati Rembang, Muhammad Hanies Cholil Barro’ menerima tumpeng dalam acara peringatan 10 tahun PKH di pendapa komplek museum RA. Kartini, belum lama ini. (HUMAS / LINGKAR JATENG)

REMBANG – Program Keluarga Harapan (PKH) selama ini telah digulirkan oleh Pemerintah Pusat. Tidak dipungkiri program itu mampu menjadi salah satu ujung tombak dalam hal pengentasan kemiskinan di Kabupaten Rembang.

Wakil Bupati Rembang, Muhammad Hanies Cholil Barro’ mengungkapkan, PKH selaras dengan visi Rembang. Yaitu membangun infrastruktur dan ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas berkeadilan.

Gus Hanies, sapaan akrabny mengungkapkan, sampak dari program PKH ini sangat terlihat, seiring dengan turunnya angka kemiskinan di Kota Garam tersebut. Pihaknya berharap ke depan pelaksana program PKH bisa lebih kompak untuk membantu pemkab dalam hal peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Program PKH ini sejalan dengan visi Pemkab yang ketiga. Yaitu membangun infrastruktur dan ketahanan pangan. Dampaknya nyata terlihat. Kalau teman–teman PKH bisa kompak dan bersinergi dengan pemkab, maka persoalan sosial dimasyarakat bisa sedikit demi sedikit terselesaikan,“ terangnya.

Wabup menambahkan berdasarkan data, jumlah penerima manfaat PKH di Kota Garam pada 2017 ada sekira 600an orang. Namun pada rentang waktu hingga tahun 2020 cukup banyak warga yang lulus dari predikat miskin ekstrim. Sehingga yang tersisa hingga saat ini hanya 303 orang.

BACA JUGA:  Antisipasi Kendala, Adakan Simulasi Asesmen Nasional

“Capaian ini merupakan hasil dari kerja sama semua pihak. Pemkab Rembang secara berkala juga telah memberikan bantuan melalui APBD. Ditambah lagi dana CSR perusahaan yang ada di Rembang, semakin membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat,“ imbuhnya.

Gus Wabup menekankan bahwa perubahan taraf hidup warga kurang mampu menjadi poin penting dalam setiap upaya penanganan kemiskinan. Maka PKH diharapkan tidak hanya melakukan pendampingan, namun turut memacu pertumbuhan yang inklusif dalam mencapai kesejahteraan. (hms/fat)

  • Bagikan